Jumat, 16 November 2018 | 00:22:20 WIB

Aster Kasad : Babinsa Punya Peran Nyata Dalam Ketahanan Pangan

Kamis, 7 September 2017 | 17:45 WIB
  • Aster Kasad Mayjen TNI Widagdo Hendro Sukoco. (FOTO : ARMAN/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai ujung tombak Tentata Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mempunyai peranan yang nyata dan strategis dalam program ketahanan pangan dan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, yang sebagian besar mata pencahariannya adalah sebagai petani.

Hal demikian disampaikan Asisten Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Widagdo Hendro Sukoco, yang didampingi Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh, pada acara Coffee Morning Dan Silaturahmi Kadispenad dengan Wartawan Media Massa Nasional, di Media Center Kartika TNI AD, Jakarta Pusat, Kamis (7/9).

Menurut Aster Kasad, peranan nyata Babinsa dalam ketahanan pangan ini adalah, antara lain Babinsa turun langsung membantu petani dalam pedampingan, dari proses pra penanaman padi, sampai dengan proses pasca panen padi.

"Bahkan, dengan Babinsa turun ke lapangan, jumlah tengkulak semakin berkurang, karena Babinsa tahu betul kondisi tengkulak - tengkulak di sana.  Babinsa juga menghimbau kepada petani agar menjual padi langsung ke pembelinya, seperti ke Bulog, jangan menjual ke tengkulak," ujar Mayjen TNI Widagdo.

Untuk itu lanjutnya, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui Koramil dan Babinsa, terus membina petani agar menjual hasil panen padinya ke Bulog, sehingga memberikan dampak peningkatan kesejahteraan kepada petani.

Ketika ditanya wartawan, sampai kapan TNI AD membantu pemerintah dalam ketahanan pangan, dengan tegas Aster Kasad menyampaikan, dalam Delapan Wajib TNI, yang salah satumya poinnya adalah TNI menjadi contoh dan mempelopori usaha - usaha untuk mengatas kesulitan rakyat sekelilingnya.

“Jadi, tanpa ada MoU (kerja sama/nota kesepahaman) pun dengan pemerintah atau masa MoU sudah selesai, TNI tetap wajib membantu mengatasi kesulitan petani, seperti masalah irigasi, hama, kekeringan dan masalah lainnya,” kata Mayjen TNI Widagdo.   

Di samping itu tambahnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo  dengan Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo sudah menandatan MoU terkait pembangunan kawasan transmigrasi.  Untuk itu, Babinsa nantinya akan membantu dalam hal pengawasan dana desa ini agar jatuh kepada hal-hal yang dibutuhkan masyarakat desa.

“Dalam MoU ini, TNI hanya mengawasi, agar dana desa ini bisa bermamfaat bagi masyarakat desa,” jelasnya.

ARMAN R