Kamis, 19 Juli 2018 | 11:13:22 WIB

Tim WFQR Lantamal IV Tanjungpinang Tangkap 27 TKI Ilegal

Sabtu, 16 September 2017 | 18:25 WIB
  • (FOTO : DISPENLANTAMALIV/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang berhasil menangkap 27 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia yang akan menuju Batu Besar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (16/9).

Tim WFQR Lantamal IV yang terdiri dari Tim Intel Lantamal IV dan Patkamla Dompak, berhasil menangkap Speedboat yang mengangkut 27 TKI ilegal, saat melintas di Perairan Kawal pada koordinat 01?0’ 62” Lintang Utara dan 104? 41’ 29” Bujur Timur.

Keberhasilan penangkapan TKI ilegal terebut terjadi, setelah Tim Intel Lantamal IV memperoleh informasi intelijen tentang adanya speedboat asal Malaysia yang akan melintas di Perairan Kawal yang salah satu TKI diduga sebagai kurir narkoba.

Berdasarkan infomasi itu, Tim WFQR melakukan koordinasi dengan Staf Operasi Lantamal IV dan Satuan Keamanan Laut (Satkamla) Lantamal IV, yang selanjutnya membentuk tiga tim, terdiri dari dua tim laut dan satu tim darat, kemudian di tempatkan di beberapa titik untuk melakukan penyekatan dan penangkapan.

Dari hasil pematauan, tim laut melihat sebuah speedboat melintas dengan kecepatan tinggi dan langsung menginformasikan kepada Patkamla Dompak yang berada di Perairan Timur Pulau Mapor untuk melakukan proses Penghentian, Pemeriksaan dan Penangkapan (Henrikan).  Setelah dilakukan pemantauan Patkamla Dompak, tidak menemukan tanda-tanda adanya speedboat yang dimaksud.

Usaha untuk menemukan speedboat terserbut terus dilakukan tim laut dengan melakukan penyisiran di sekitar kelong-kelong di perairan Dompak, dan berhasil menemukan sebuah kelong yang ramai penghuninya dan terlihat sebuah speedboat mirip dengan speedboat yang dicurigai.

Mendapati kejadian tersebut, tim laut segera menginformasikan kepada Patkamla Dompak untuk melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan Patkamla Dompak speedboat kayu bermesin Yamaha 115 PK double beserta dua orang ABK dan 27 orang TKI Ilegal, terdiri dari 23 laki-laki, 3 Perempuan dan satu anak-anak tidak bisa menunjukan dokumen yang sah selanjutnya langsung diamankan.

Dari keterangan yang diperoleh dari salah seorang Anak Buah Kapal (ABK), speedboat yang digunakan kehabisan bahan bakar sebelum sampai ke tujuan. Kemudian tekong dengan inisial Y meminta uang tambahan kepada para TKI ilegal dan turun kedarat untuk membeli bahan bakar dan bertemu dengan pengurus TKI ilegal berinisial Z.

Dalam waktu yang bersamaan, tim darat berhasil menemukan sebuah mobil Avanza berwarna hitam mencurigakan di depan pelantar Teluk Bakau  dalam posisi mesin hidup. Kemudian dilakukan pengintaian dan berhasil menemukan salah seorang penumpang dan diketahi setelah dimintai keterangan merupakan pengurus TKI Ilegal berinisal Z selanjutnya segera diamankan tim darat.

Saat ini, pengurus berinisal Z, tekong berinisial Y, 27 orang TKI ilegal serta speedboat kayu bermesin Yamaha 115 PK double diamankan di Mako Lantamal IV untuk proses penyidikan selanjutnya akan diserahkan kepada instansi yang berwenang.

ARMAN R