Sabtu, 18 November 2017 | 18:57:56 WIB

87 Kendaraan Siap Tembus Jalur Ekstrim Sulawesi

Minggu, 17 September 2017 | 23:18 WIB
  • Ilustrasi - Gathering Family [SKIn] sambil OFF Road di Malang ke Pantai Selok, Malang Selatan, Jawa Timur. (FOTO: YOUTUBE/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Sebanyak 87 kendaraan offroad super ekstrim siap menembus lintasan yang tidak kalah ekstrimnya dari Kendari, Sulawes Tenggara menunju Makassar, Sulawesi Selatan, 7-21 Oktober dalam tajuk Indonesia Offroad Expedition (IOX) Celebes 2017.

Ketua klub Indonesia Offroad Expedition (IOX) Sri Hascaryo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (17/9), mengatakan sesuai dengan data yang ada, kejuaraan yang membutuhkan nyali yang tinggi ini diperkirakan melibatkan sebanyak 371 personel.

"Dalam IOX Celebes 2017, para peserta akan diuji kemampuan fisik, mental dan kendaraannya untuk menembus rute-rute ekstrim di Provinsi Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan sekaligus menikmati wisata alam dan budayanya yang indah," katanya.

Sesuai dengan jadwal, IOX Celebes 2017 direncanakan start dari Kendari, 7 Oktober dan finis di Makassar, 21 Oktober. Selama kegiatan berlangsung, para offroader tidak hanya disuguhkan lintasan yang penuh tantangan, namun juga tempat wisata seperti Danau Matano dan Toraja.

Pada IOX Celebes 2017, kata Yoyok, akan dilakukan empat kegiatan sekaligus yaitu program pokok offroad kendaraan 4X4 dan motor serta kegiatan wisata (overland) kendaraan 4X4 dan motor. Overland merupakan program baru bagi penyuka wisata.

"Jumlah peserta overland kendaraan 4X4 dan motor tidak banyak karena memang dibatasi mengingat masih bersifat pilot project. Jangan heran bila dalam bulan Oktober masyarakat di Sulawesi akan sering bertemu kendaraan 4X4 dan motor berwarna orange," kata pria yang akrab dipanggil Yoyok itu.

Sementara itu Ketua Panitia IOX Celebes 2017, Firzal Muzaffar mengatakan tujuan dari ekspedisi offroad IOX Celebes 2017 ini untuk menyingkap tabir pesona Sulawesi di wilayah yang tidak lagi dilalui kendaraan bermotor sejak lama serta menguji keterampilan (skill), ketahanan fisik, mental dan kendaraan para peserta.

Perjalanan sepanjang sekitar 1.500 Km dalam 15 hari perjalanan ini, waktunya mayoritas akan dilakukan di area super ekstrim Sulawesi yang sangat menantang. Ekspedisi ini akan benar-benar menguji skill dan kesabaran para off-roader yang mengikuti event IOX-2017 hingga ke batas kemampuannya.

"Ekspedisi ini berbeda dari model rute event IOX sebelumnya, route IOX-2017 akan melalui jalur-jalur tua sepanjang 40 Km yang sudah terlupakan dan tidak terpakai lagi, yang kondisinya saat ini telah menjadi sangat super ekstrim," kata pria yang akrab dipanggil Pipit itu.

Dalam perjalanan, kata dia, semua peserta akan dihadapkan dengan lintasan yang masih asli. Apalagi, survei yang dilakukan tidak menggunakan kendaraan, namun dengan berjalan kaki selama tiga hari tiga malam.

Team Leader IOX 2017 Celebes yang bertanggung jawab terhadap route dan track, Fion Kamil menjelaskan kondisi track sangat menantang mengingat sudah 20 tahun tidak dilalui kendaraan. Terdapat sekitar 21 pohon yang tumbang yang harus dibersihkan peserta serta melalui 4 rawa se tinggi kap mesin dan menyeberangi beberapa sungai lebar dan dalam dengan arus yang deras.

"Track Raota - Rante Angin tersebut akan menjadi track yang akan menyiksa peserta. Kami perkirakan dibutuhkan waktu sekitar 7 hari 7 malam untuk berhasil keluar dari track tersebut. Untuk itu, kami mengingatkan peserta untuk benar-benar bersiap baik logistic maupun spareparts mengingat kondisi track yang tidak dapat diprediksi," katanya.

Untuk memastikan kesiapan peserta, panitia membekali dengan coaching clinic. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan kendaraan (scruttinering) di Jakarta untuk memastikan spesifikasi yang dipersyaratkan sudah dipenuhi. Pengiriman kendaraan, melalui laut ke Kendari, 20 September. (ANT)

ALDY MADJIT