Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:00:30 WIB

Penutupan Latihan “Tutuka” Kohanudnas Tahun 2017

Kamis, 21 September 2017 | 20:26 WIB
  • (FOTO: PENKOHANUDNAS/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kepala Staf (Kas) Kohanudnas Marsma TNI Tamsil Gustari Malik mewakili Panglima Kohanudnas (Pangkohanudnas) Marsda TNI Yuyu Sutisna, S.E.,M.M, secara resmi menutup Latihan Pertahanan Udara (Hanud) “Tutuka” melalui Video Conference (Vicon) dengan unsur-unsur latihan, di Ruang Yudha, Popunas (Pusat Operasi Pertahanan Udara Nasional), Kohanudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (20/9).
 
Dalam vicon, Kas Kohanudnas selaku Wadirlat didampingi Asisten Operasi Kas Kohanudnas Kol Pnb Joko Hadipurwanto dihadiri pejabat lainnya, berkomunikasi dengan empat Kosekhanudnas yaitu Kosekhanudnas I-IV dan unsur-unsur latihan lainnya di kota Pekanbaru, Palembang, Cikupa dan lainnya.

Dari Badan Tenaga Atom Nasional (Batan), Deputi Bidang Pendayagunaan Tenaga Nuklir Dr Hendig Winarno, M.Sc.,yang didampingi Kepala PPIKSN Batan Ir. Yusi Eko Yulianto, juga mengadakan Vicon dengan Kas Kohanudnas.  Tujuannya menyampaikan kendala, hambatan dan pelaksanaan latihan Tutuka sebagai latihan puncak Kohanudnas pada tahun 2017.
 
Terdapat hal yang khusus dalam Latihan Tutuka 2017 ini yaitu dilibatkannya Batan (Badan Tenaga Atom Nasional) di Cikupa Tangerang, Banten sebagai salah satu obyek vital nasional yang disimulasikan sebagai obyek/sasaran musuh.  

Sehingga personel-personel masyarakat sipil yaitu personel-personel Batan dan masyarakat sekelilingnya dilibatkan dalam simulasi penanganan serangan udara yang dinamakan sebagai unsur Hanud pasif.
 
Dalam sambutannya, Panglima Kohanudnas Marsda TNI Yuyu Sutisna yang dibacakan Kas Kohanudnas menyampaikan, dari dinamika latihan pihaknya mengetahui dan semakin memahami pentingnya mengasah kemampuan dan koordinasi secara terus-menerus, agar kemampuan  dalam mengaplikasikan dan mengimplementasikan perangkat lunak dan perangkat keras Hanud dapat diwujudkan secara nyata dalam tugas.  

“Terdapat beberapa catatan usainya latihan, guna meningkatkan tugas-tugas mendatang seperti agar hasil temuan tim evaluasi dan tim penilai yang disampaikan pada kaji ulang, hendaknya menjadi perhatian oleh pelaku, pengawas, pengendali dan penilai untuk menyempurnakan pelaksanaan tugas dan materi Latihan Tutuka di masa mendatang,” tegas Pangkohanudnas.
 
Latihan Tutuka berlangsung selama tiga hari (18-20 September 2017) dengan melibatkan unsur-unsur Hanud dengan daerah latihan di Kosekhanudnas I dan III.

Unsur-unsur yang terlibat, antara lain pesawat Tempur F-16 dari Lanud Iswahyudi Madiun, Detesemen Rudal TNI AD, Kapal Republik Indonesia (KRI), pesawat Boeing 737, Helikopter SAR, Denhanud Wing 1 Paskhas, Satrad-satrad jajaran Kosekhanudnas I dan III, Lanud Halim Perdanakusuma, Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang, Lanud Rusmin Nurjadin, Pekanbaru, Lanud Suwondo Medan dan unsur lainnya.
 

ARMAN R