Rabu, 24 Oktober 2018 | 06:08:14 WIB

Dugaan Jual Beli Jabatan Di Kemnaker Temukan Titik Terang

Jum'at, 22 Desember 2017 | 09:57 WIB
  • (FOTO : NUSANTARANEWS/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Dugaan jual beli Jabatan di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sebagai mana dilansir beberapa media Ibukota beberapa bulan lalu, mulai menunjukan titik terang, setelah “kepergok” beberapa oknum pejabat melakukan pertemuan rahasia dengan salah satu orang kepercayaan Menteri di ruang kerjanya.

Oknum pejabat sebagaimana yang disebutkan saat ini menjabat sebagai salah satu pejabat eselon dua dan eselon tiga di unit kerja yang berbeda yaitu, Direktorat Jenderal PHI dan Jamsos serta Sekretariat Jenderal Kemnaker.

Untuk mendapatkan proyek dan jabatan , siapa pun harus melalui orang kepercayaan tersebut. Namun, sejauh ini kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemnaker, tidak berani menyebutkan berapa besar dana yang dikucurkan untuk mendapatkan jabatan dan proyek yang diharapkan.

Tetapi dalam investigasi Kamis (21/12) menunjukan bahwa diduga dana tersebut diserahkan kepada oknum sebagaimana disebutkan diatas,  yang mendapat kepercayaan penuh untuk mengotak atik proyek dan jabatan.  Di kalangan ASN Kemnaker beredar kabar, dalam pengangkatan jabatan eselon dua, tiga maupun empat sarat dengan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) sehingga menimbulkan protes dan dinilai tidak pantas dan tidak tepat.

Sayangnya, hal ini tidak dihiraukan. Pelantikan pejabat Bulan April lalu menuai kontroversi, profesionalisme maupun kompetensi tidak menjadi acuan lagi , sehingga apa yang sudah ditata menteri-menteri sebelumnya menjadi rusak.

Saat akan dikonfirmasi oleh wartawan, oknum kepercayaan menteri tersebut menolak dengan alasan akan menerima tamu lain yang akan dibawa menemui untuk menteri.

Padahal, pada 2017 Kemnaker memperoleh beberapa penghargaan yang dikeluarkan oleh Ombudsmen dan Kementerian Keuangan. Tindakkan yang tidak terpuji dari oknum ini mencoreng nama baik kementerian dan kepemimpinan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri.

ARMAN R