Senin, 22 Januari 2018 | 21:11:47 WIB

Standar Kompetensi Kerja Bagi Industri Ritel Segera Ditetapkan

Kamis, 4 Januari 2018 | 18:42 WIB
  • (FOTO : HUMASNAKER/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Penerapan standar kompetensi bagi industri ritel diharapkan dapat segera terwujud. Hal ini dibutuhkan agar seluruh karyawan ritel bisa tersertifikasi dengan baik dan menunjang kemajuan industri ritel di Indonesia.

Hal demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri ketika menerima audiensi DPP Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), di kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (4/1).  Menurutnya, pemerintah berkomitmen dalam menetapkan dan menerapkan SKKNI di berbagai bidang

“Penerapan SKKNI dalam semua sektor dibutuhkan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing para pekerja Indonesia agar bisa bersaing. Kita percepat pembahasannya agar bisa segera ditetapkan dan diterapkan,” terang Hanif.

Industri ritel lanjutnya, memang seharusnya memiliki satu standar nasional yang benar-benar menjadi acuan dan menjadi standar bagi seluruh karyawan ritel di Indonesia.

Seluruh karyawan ritel kata Hanif, diharapkan bisa memiliki sertifikasi kompetensi. Dengan demikian mereka nanti tidak hanya bisa berkarier di Indonesia tapi ketika ke luar negeri pun bisa menjalankan pekerjaan dan bisa mendapatkan karier yang baik karena memiliki sertifikasi tersebut.

Menaker Hanif juga menegaskan pengusaha ritel harus bertransformasi menyesuaikan era ekonomi digital bila tidak ingin bisnisnya semakin tergilas.

“Perusahaan ritel harus menyiapkan skema transformasi untuk menghindari industri shock, itu bisa mengakibatkan business shock, perusahaan kalah bersaing kemudian tutup gerai,” paparnya.

Sementara itu, Ketua bidang SDM DPP Aprindo Dasep Suryanto mengatakan, audiensi ini bertujuan meminta dukungan pemerintah dalam menetapkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bagi industri ritel di Indonesia.

"Jadi tujuan kami menemui Menaker ingin melaporkan bahwa SKKNI kita sudah kami susun dan juga kami minta dukungan beliau agar bisa segera dibuat Peraturan Menteri (Permen) nya,” ungkap Dasep Suryanto.

Pihak Aprindo tambahnya, yang menaungi sekitar 300 perusahaan ritel di Indonesia, setahun lalu mulai membuat sebuah draft SKKNI industri ritel.

"SKKNI ini sudah kita buat setahun yang lalu dan sekitar tanggal 20 bulan lalu sudah kami serahkan ke Kemnaker melalui Kemendag selaku departemen teknis yang menaungi industri ritel,” jelasnya.

Harapannya kata Dasep, dalam waktu dekat Permen tentang SKKNI bisa segera keluar dari Menaker sehingga bisa segera menindaklanjuti membuat Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). (ARMAN R)

 

Berita Terkait

  1. MarvinEnerm

    download autocad inventor 2017 autocad autocad lt software for sale autocad lt autocad 06 download autodesk downloading autocad 2011 autocad old autocad software

  2. LesterADUSA

    autocad 32 bit download autocad autocad p&id 2013 product key autocad lt autocad design suite premium 2017 serial autocad 2017 autocad2017 serial key autocad 2018 autocad ascii codes