Rabu, 14 November 2018 | 03:46:56 WIB

Kapolda Berharap Pengamanan Pilkada Malut Dilakukan Secara Baik

Senin, 9 April 2018 | 20:21 WIB
  • Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara (Malut) Brigjen (Pol) Acmat Jury memberikan keterangan pada wartawan di Ternate, Maluku Utara, Senin (9/4). (FOTO: FAISAL/LINDO)

TERNATE, LINDO - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara (Malut), Brigjen (Pol) Acmat Jury mengatakan pola pengamanan pilkada Malut tak akan dirubah, meski jabatannya di gantikan dengan Brigjen (Pol) M Noufal Yahya.

Hal itu, disampaikan oleh Achmat Jury, saat menggelar jamuan makan siang bersama dengan wartawan di Royal Resto Ternate,Kelurahan Santing Kecamatan Kota Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsi Malut, pada Senin (9/4).

Menurut Kapolda saat di konfirmasi menjelaskan, terkait pola pengamanan yang dilakukan Polda Malut sejauh ini tersusun efektif dan efisien. Bila mana dirubah, maka tergantung situasi dan kondisi keamanan pilkada Malut.

“Saya kira tidak berubah, karena kita sudah membuat pola sedemikian rupa melalui tahapan, jadi semua itu tergantung perkembangan dan situasi,” tegas Kapolda.

Selama ini kata Achmad, pola pengamanan Pilkada maupun keamanan di Malut dilakukan secara baik dan aman sehingga potensi konflik di Malut tidak ada gejolak yang berarti seperti beberapa tahun lalu.

Achmad menunturkan, bahwa jelang beberapa hari lagi tongkat jabatan Kapolda Malut akan berganti dengan Brigjen (Pol) M Noufal Yahya itu adalah instruksi Kapolri melalui Surat Telegram bernomor ST/964/IV/KEP/2018 tanggal 8 April 2018.

Brigjen (Pol) Achmad Jury mengaku, akan memaparkan sejumlah pekerjaan yang belum dituntaskannya selama 9 bulan bertugas di Polda Malut saat acara serah terima jabatan kepada Kapolda baru.

“Sejauh ini yang telah kita buat telah efektif dan saya rasa pengganti saya akan melanjutkannya,” tandasnya.

Ia juga berharap, penggantinya nanti dapat bekerja sesuai harapan masyarakat Malut.

"Kita mengerjakan sesuatu pasti ada finisingnya atau closing statemen guna melihat kembali pekerjaan yang belum selesai dan mengatur penyempurnaan pekerjaan yang telah di tetapkan kedepan,” paparnya.

Menurut Achmad siapapun kapoldanya harus menciptakan rasa nyaman, tentram, dan damai bagi masyarakat Malut. 

”Seperti yang saya sampaikan, siapapun kapoldanya harus menciptakan rasa nyaman, tentram, dan damai bagi masyarakat Malut. Karena, perkembangan keamanan yang ada sekarang terus meningkat secara kualitatif sehingga harus dipertahankan,” tutup Achmad Juri. (FAISAL)