Selasa, 14 Agustus 2018 | 13:43:45 WIB

Polisi Serahkan Berkas Perkara Kasus Perdagangan Orang

Kamis, 12 April 2018 | 16:13 WIB
  • Ilustrasi - Polisi mengamankan pelaku perdagangan orang dari jaringan Mesir, Arab Saudi, Adu Dhabi, Suriah, Malaysia, dan Tiongkok. (FOTO: IST/LINDO)

KUPANG, LINDO - Kepolisian Resor Timor Tengah Selatan menyerahkan berkas perkara tiga tersangka OB,F dan HP ke Kejaksaan Negeri setempat terkait kasus perdagangan orang dengan korban Adelina Jemira Sau yang meninggal akibat disiksa oleh majikannya di Malaysia.

"Tadi baru diserahkan kepada JPU Kejari TTS. Penyerahannya dilakukan oleh Brigpol Rudy Soik dan Briptu Leonardo," kata Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Jamari saat dihubungi Antara dari Kupang, Kamis (12/4).

Sebelumnya diberitakan aparat Kepolisian Resor Timor Tengah Selatan (TTS), NTT pada Februari lalu berhasil menangkap tiga orang perekrut Adelina Sau, tenaga kerja Indonesia (TKI) yang tewas disiksa majikannya di Malaysia.

Ketiganya ditangkap setelah orangtua Adelina Sau melapor ke polisi setempat pasca Adelina Sau dikabarkan meninggal dunia.

Jamari menambahkan ketiga tersangka tersebut dijerat dengan pasal 2 ayat 1 dan 2 pasal 4, pasal 6, pasal 10, pasal 19 UU nomor 21 tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Baca juga: Petronela kembali ke pelukan ibunya

Ketiganya diancam dengan ancaman minimal tiga tahun dengan maksimal 15 tahun.

Jamari pun menceritakan kronologis kejadian yakni semuanya bermula sejak November 2014 lalu. Saat itu korban Adelina Sau direkrut oleh tersangka OB dan tersangka untuk selanjutnya diserahkan kepada sponsor yaitu Tersangka HB untuk ditampung.

Dari penampungan tersangka HB selanjutnya korban diantar ke bandara El tari Kupang untuk diberangkatkan ke Jakarta.

Pada 22 Desember 2014 korban diberangkatkan ke Malaysia dengan visa kunjungan sosial dan sampai di Malaysia korban bekerja di majikan yang bernama JV hingga akhirnya korb?n meninggal dunia karena disiksa.

Selanjutnya Jamari mengatakan sampai saat ini pengembangannya masih sampai di tiga tersangka tersebut. Untuk pengembangan kasus tersebut nanti akan disampaikan lebih lanjut. (ANT)