Rabu, 19 September 2018 | 18:31:44 WIB

Lewat Bisnis Bambu Spa, Trisya Cetak Banyak Terapist Spa Profesional

Minggu, 27 Mei 2018 | 22:31 WIB
  • Trisya Suherman SE, Diploma Cidesco Spa. (FOTO : BAMBUSPA/LINDO)

JAKARTA, LINDO – Keseriusan Trisya Suherman SE, Diploma Cidesco Spa, dalam membangun jaringan Bisnis Bambu Spa tidak diragukan lagi.

Kehadiran bisnis Bambu Spa yang dijalankan Icha, sapaan akrab Trisya Suherman ini, tidak sekedar mencari keuntungan semata, tetapi juga membantu pemerintah dalam membuka lapangan kerja bagi wanita untuk menjadi Terapist Spa yang profesional.

Sampai saat ini Bisnis Bambu Spa yang dikelola PT Louise And Chelsea Indonesia dengan Icha sebagai Direktur Utama dari perusahan tersebut, telah membuka cabang franchise Bambu sebanyak 20 cabang dengan mempekerjakan Management, Staff, Terapist sebanyak sekitar 150 orang.

“Untuk tahun ini Bambu Spa sudah Soft Opening di Metro Permata, dan kami akan buka cabang Di Makassar, Palembang dan Ubud (Bali) dan mudah - mudahan bisa buka 4 cabang lagi, karena target saya setiap tahun buka delapan cabang Bambu Spa,” kata Icha kepada Lindo di Jakarta, Jumat (25/5).

Saat ini lanjutnya, Bambu Spa mempunyai 20 cabang yang tersebar di Jakarta dan di luar Jakarta, antara lain di Palem (Jakarta Barat), Sunter (Jakarta Utara), Modern Land, Citra Garden, Kebayoran Baru, Depok, Kelapa Gading,  Bungo, Serpong,  Bekasi, Surabaya, Batam, dan Legian (Bali).

Dalam menjalankan bisnis ini, Icha memulai dari bawah, dengan memulai satu outlet Bambu Spa yang ia sewa dan melakukan renovasi outlet dengan meminjam uang ke bank, yang akhirnya ia bisa membeli Rumah Toko (Ruko) untuk usaha tersebut. 

“Puji Tuhan, cabang Bambu Spa sudah lumayan, semua konsumen yang ke Bambu Spa happy dengan pelayanan kami dan akhirnya membawa bawa teman untuk ke tempat kami, karena memang hasilnya langsung kelihatan. Untuk Treatmen (perawatan) badan, ada Treatmen sliming yang langsung kelihatan hasilnya  kelihatam.  Sekali Treatmen, susutnya lemaknya berkurang kelihatan dan berat badanya berkurang,” papar Icha.

Mengenai strategi usaha tambahnya, masih sama dengan terus mengikuti pameran, melalui brosur, akses Media Sosial (Medsos) dan lainnya.

“Kita berencana menaikkan omzet setiap cabang dengan masuk ke perusahaan - perusahaan untuk memberikan fasilitas ke karyawannya yaitu fasilitas spa di Bambu Spa. Karyawan jangan kayak mesin, sekali-kali dimanja (dengan voucher perawatan di Bambu Spa), kami kasih harga spesial agar setiap sebulan sekali ada fasiltas spa untuk karyawan perusahaan,” terangnya.

Icha menambahkan, yang tidak kalah penting dalam bisnis ini adalah pengadaan atau penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Tenaga Spa Therapist yang profesional.

Menurutnya, sebelum menjadi Terapist Spa profesional, mereka dilatih oleh Training Center Bambu Spa sesuai dengan tingkat level pelatihan, yaitu pelatihan level dasar selama tiga bulan yang dilanjutkan dengan level 2 sampai dengan level 6 sesuai dengan kemampuan Terapist tersebut.

“Sesudah mengikuti pelatihan, mereka mengikuti uji kompetensi sebagai Terapist Spa yang diadakan Lembaga Sertifikasi Kompetensi dibawah naungan Kemendibud dan begitu lulus mereka terjun langsung kerja sesuai tingkat level kompetensinya,” jelas Icha.

Terapist Spa ini tambahnya ada jenjang karirnya.  “Terapist Spa yang kita latih ini adalah Terapist yang  pofesional dan diakui oleh dunia Internasional. Ada lima Terapist yang diakui oleh dunia yaitu Jepang, Thailand, Vietnam, Cina, Filipina dan Indonesia yang diakui teknis massagenya,” ungkapnya.

Namun menurut Icha, Pengguna/konsumen lebih menyukai Terapist Spa Indonesia, karena pengguna kagum dengan attitude atau sikap/prilaku lebih bagus, seperti sopan santun yang menjadi budaya Indonesia.  “Kalau kita ke Maldive dan negara-negara Eropa, kebanyakan Terapistnya dari Indonesia,” terang Icha.

Ia menambahkan, di bulan Ramadhan ini, Bambu Spa ikut serta berpartisipasi dalam acara Buka Bersama (Bukber) dengan seribu anak yatim yang di selenggarakan oleh SANI (Selebriti Anti Narkoba Indonesia) dan di seluruh cabang Bambu Spa mengadakan acara Bukber bareng dengan anak-anak Yatim.

“Jadi kami berusaha sambil ibadah dan berbagi kasih untuk seluruh karyawati dan juga anak-anak yatim di bulan suci Ramadhan ini,” tutur Icha. (ARMAN R)