Sabtu, 23 Juni 2018 | 07:30:32 WIB

Kapushidrosal Berharap Pertamina Libatkan Lembaganya Dalam Penggelaran Pipa Laut

Rabu, 6 Juni 2018 | 21:11 WIB
  • (FOTO: Disinfolahta/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro, mengharapkan Pertamina libatkan Pushidrosal dalam penggelaran pipa bawah laut, baik dalam pelaksanaan pemasangannya maupun dalam tahap perencanaan, termasuk studi amdalnya. Hal tersebut untuk menjamin keselamatan pipa bawah laut tersebut.

Hal tersebut disampaikan Kapushidrosal saat menyambut Senior Vice President   Health Safety Security Environment (SVP HSSE)  Pertamina  Lelin Aprianto di Anjungan Utama Pushidrosal, Jalan Pantai Kuta V/1, Ancol Timur Jakarta utara, Rabu (6/6).

Saat menerima tamunya, Kapushidrosal didampingi oleh Wakapushidrosal Laksamana Pertama TNI Dr. Ir. Trismadi dan beberapa pejabat utama Pushidrosal. Sementara SVP HSSE Pertamina didampingi VP Corporate Security, SVP Legal, VP Corporate Legal, Manager Legal, Staf ahli Legal, serta dua Lawyer Pertamina.

Kunjungan pejabat Pertamina ini dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan kerjasama antara kedua institusi yang selama ini sudah terjalin dengan baik, serta untuk mengetahui lebih dekat tentang Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional yang mempunyai tugas pokok menyediakan data dan informasi hidro-oseanografi untuk keselamatan pelayaran. Selain itu, kesempatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana diskusi

Pada kesempatan tersebut, Kapushidrosal mengharapkan Pertamina dapat bekerjasama dengan Pushidrosal dalam updating Peta Laut Indonesia (PLI), terutama yang berkaitan dengan penggelaran pipa bawah laut yang dilakukan Pertamina sebagai operator lapangan, sehingga keberadaannya dapat dipetakan. Hal ini untuk keselamatan pipa bawah laut itu sendiri.

Seandainya keberadaan pipa bawah laut tidak dilaporkan ke Pushidrosal yang berakibat tidak tergambarkan dalam PLI, selain menimbulkan kerugian bagi operator juga membahayakan keselamatan navigasi di laut.

Pemimpin Pushidrosal tersebut mengharapkan Pushidrosal diikutsertakan sejak tahap perencanaan, saat penggelaran pipa maupun kabel bawah laut sampai dengan tahap pelaksanaan penggelaran, sehingga kabel maupun pipa dapat tergelar pada dasar laut yang aman serta posisi penggelarannyapun dapat dengan yakin dipetakan pada peta laut Indonesia. 

Hal ini sesuai dengan amanah pemerintah RI kepada Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional untuk menjamin keselamatan pelayaran di seluruh perairan Indonesia.

Untuk hal itu, orang nomor satu di jajaran Pushidrosal tersebut menyampaikan perlu adanya Perjanjian Kerjasama (PKS) yang lebih detail  mengatur  kerjasama antara kedua institusi.

Menurut Kapushidrosal  yang sekaligus sebagai Indonesian Chief Hydrographer ini, manfaat dipetakannya pipa bawah laut, selain untuk memberikan jaminan keselamatan navigasi dan keamanan pipa tersebut, pemerintah juga dapat menata laut.

Jika pipa dan kabel tertata rapi maka ruang laut Indonesia dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kesejahteraan bangsa Indonesia dan juga sebagai upaya mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Dalam kesempatan tersebut, SVP HSSE Pertamina menyambut baik saran dan masukan yang disampaikan Kapushidrosal dan akan menyampaikan hal tersebut ke Direktur Utama Pertamina pusat  untuk melibatkan Pushidrosal pada penggelaran pipa-pipa bawah laut milik Pertamina, maupun saat studi amdalnya. (Disinfolahta)