Sabtu, 21 Juli 2018 | 03:28:40 WIB

Mahasiswa dan Pemuda Akelamo Desak Tutup Perusahaan Tambang Mas Terrarex

Senin, 18 Juni 2018 | 12:48 WIB
  • Para mahasiswa dan pemuda Akelamokao saat melakukan aksi damai di lokasi menuju eksplorasi pertambangan PT. Terrarex Lumina Jaya di Desa Akelamokao, Kecamatan, Jailolo Timur, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, Sabtu (16/6). (FOTO: ALDY/LINDO)

HALBAR, LINDO - Sejumlah mahasiswa dan Pemuda Akelamo, pada Sabtu (16/6) pagi menggelar aksi damai di akses jalan menuju lokasi pertambangan milik PT. Terrarex Lumina Jaya di Desa Akelamo, Kecamatan Jailolo, Timur, Kabupaten Maluku Utara.

Dalam aksi itu para mahasiswa dan pemuda Akelamokao menuntut agar perusahaan segera menghentikan eksplorasi pertambangan di Desa Akelamokao, karena selama proses pembuatan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Amdal) soal pertambangan tidak melibatkan masyarakat dan mahasiswa. Selain itu, Mereka juga menilai proses ekplorasi yang dilakukan oleh PT. Terrarex Lumina Jaya di desa tersebut telah menyalahi aturan soal izin pertambangan.

"Kami harap perusahaan tambang mas yang melakukan ekspolarasi yang ada di Desa Akelamokao segera menghentikan aktifitasnya, karena sejauh ini pihak perusahaan Terrarex tidak mau mengakomodir aspirasi masyarakat, terutama soal Amdal yang tidak memenuhi syarat perundang-undangan soal pertambangan," kata penanggungjawab aksi Muammar Ternate.

Lebih jauh, Muaamar menegaskan perushaan Terrarex saat membahas soal Amdal tidak sama sekali melibatkan masyarakat maupun mahasiswa dalam rapat-rapt maupuan penyususnan soal Amdal itu, teruatam masyarakat dan beberapa elemen lembaga yang ada di Desa Akelamokao.

"Kami sangat menyayangkan soal sikap kebijakan aturan main yang dilakukan oleh tambang mas. Intinya kami tidak.mau lagi dibohongi oleh perusahaan tambang yang di desa kami," tegas Muammar.

Dalam aksi itu, para mahasiswa dan pemuda Akelamokao melakukan aksi orasi di badan jalan di jalan trans halmahera, ada juga beberapa spanduk yang isinya agar segera menutup aktifitas PT Terrarex dan segera cabut dan pergi dari desanya.

Aksi dimulai sejak pukul 08.00 wit hingga berakhir pada ba'ada djuhur, atau sekitar pukul 01.00 Wit. Selain.itu para aksi.demo berjanji akan menurunkan massanya yang lebih banyak lagi, jika tuntutan mereka tidak di akomodir oleh pihak perusahaan PT Terrarex Lumina Jaya, maka mereka siap menurunkan massa yang jumlahnya lebih besar lagi.

Dalam pelaksanaan aksi itu, tidak ada satu pihak kemanan yang melakukan pengawalan, namun para peserta aksi  tidak mengganggu sejumlah kendaraan dan arus lalulintas yang ada di jalan raya trans halmahera. (ALDY)