Senin, 16 Juli 2018 | 06:02:17 WIB

Pangkoarmada Pimpin Serah Terima Lima Jabatan Strategis Di Jajaran Koarmada I

Senin, 2 Juli 2018 | 19:39 WIB
  • (FOTO : DISPENKOARAMADA1/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) lima jabatan strategis di jajaran Koarmada I, di Komplek Satuan Koarmada I  Pondok Dayung, Jakarta Utara, Senin (2/7).

Adapun jabatan yang diserahterimakan, yaitu Asisten Operasi (Asops) Pangkoarmada I dari Kolonel Laut (P) Didong Rio Duta Purwo K kepada Kolonel Laut (P) R. Aviantara Irvandhani H, Kepala Dinas Potensi Maritim (Kadispotmar) Koarmada I dari Kolonel Laut (P) Wahyu Endriawan kepada Letkol Laut (P) Indra Joko Rerangin, Komandan Satuan Kapal Amfibi (Dansatfib) Koarmada I dari Kolonel Laut (P) Hersan kepada Kolonel Laut (P) Bambang Trijanto, Komandan Satuan Kapal Bantu (Dansatban) Koarmada I dari Kolonel Laut (P) May Franky Pasuna Sihombing kepada Kolonel Laut (P) Teguh Prasetya dan Pengukuhan Jabatan Komandan Satuan Kapal Eskorta (Dansatkor) Koarmada I Kolonel Laut (P) Isswarto.

“Sertijab merupakan dinamika dari sebuah organisasi yang terus bergerak maju, agar dari waktu ke waktu menjadi semakin lebih baik dan merupakan wujud kepercayaan dari pemimpin Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang diberikan kepada perwira terpilih dan merupakan proses regenerasi bertujuan untuk memantapkan kualitas kepemimpinan, mengembangkan kemampuan manajerial dan memperluas wawasan, serta memperkaya pengalaman bagi perwira, sehingga diharapkan mampu mengemban setiap tugas yang dibebankan kepadanya secara profesional demi kemajuan organisasi Koarmabar khususnya dan TNI AL pada umumnya,” jelas Laksda TNI Yudo Margono.

Asops Pangkoarmada I lanjutnya, adalah unsur pembantu pemimpin dan unsur pelaksana pusat pada tingkat Mako Koarmada I yang memegang peranan penting dan memiliki tugas sesuai dengan bidangnya.

Tugas yang diemban Asops Pangkoarmada I adalah menyelenggarakan, menyusun, merumuskan serta mengembangkan pembinaan di bidang operasi, latihan, strategi dan taktik. Dalam melaksanakan tugas pokok Koarmada I, Staf Operasi memiliki peranan yang sangat penting, karena dituntut untuk mampu mengolah informasi data yang diperoleh, dan merumuskan perkiraan yang selanjutnya dijadikan masukan bagi Pangkoarmada I dalam mengambil kebijakan dan keputusan.

Sedangkan Kadispotmar Koarmada I adalah unsur pelaksana pusat menyelenggarakan fungsi dalam pengendalian dan pengawasan pelaksanaan kegiatan pembinaan potensi maritim nasional menjadi kekuatan pertahanan negara bidang maritim.

Sementara itu, Satfib Koarmada I selaku pelaksana pembinaan bertugas melaksanakan pembinaan kekuatan dan kemampuan tempur unsur-unsurnya dalam peperangan amfibi, sistem muat taktis dan administrasi.

Satban Koarmada I selaku pelaksana pembinaan bertugas melaksanakan pembinaan kekuatan dan kemampuan tempur unsur-unsur organiknya dalam bidang pembekalan di laut serta bantuan logistik mobil. Satkor Koarmada I selaku pelaksana pembinaan bertugas melaksanakan tugas pembinaan kekuatan dan kemampuan tempur organiknya, dalam bidang peperangan laut anti kapal selam, anti kapal permukaan dan anti serangan udara dalam rangka meningkatkan kemampuan tempur Koarmada I.

“Ujung tombak Koarmada I dalam menjaga kedaulatan dan menegakkan hukum di laut yurisdiksi nasional, berada pada unsur KRI. Kebijakan pemimpin TNI terhadap Minimum Esential Force (MEF) melalui pengadaan dan penghapusan unsur KRI berdampak pada kesiapsiagaan unsur operasi Koarmada I,” terang Pangkoarmada 1.

Wilayah kerja Koarmada I yang strategis dengan dilalui jalur pelayaran internasional, yang menurutnya menjadi tantangan Koarmada I. Positive control yang ditunjukkan KRI dalam beroperasi di perairan rawan kejahatan, khususnya di Selat Malaka dan Selat Singapura berdampak pada stabilitas keamanan saat ini.

Security dan Prosperity kata Pangkoarmada 1, merupakan bagian yang tak terpisahkan. Kepercayaan dunia terhadap bangsa Indonesia yang tumbuh, seiring dengan situasi keamanan perairan yurisdiksi nasional yang kondusif.

“Hal ini berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dalam menunjang pembangunan nasional khususnya di bidang maritim. Sebagai contoh dapat dilihat kehadiran kapal niaga dengan tonase besar yang akhir-akhir ini singgah di pelabuhan Indonesia, khususnya di wilayah barat,” paparnya.

Pangkoarmada I menambahkan, dengan kondisi tersebut, apa yang menjadi tugas Koarmada I dalam melaksanakan tugas pokok TNI AL harus bisa dipertahankan dan ditingkatkan.

Melalui operasi dan latihan yang digelar jajaran Koarmabar dengan tepat, stabilitas keamanan nasional maupun regional khususnya di perairan wilayah barat Indonesia dan dengan dilandasi profesionalisme serta militansi prajurit tujuan tersebut akan tercapai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kaskoarmada I Laksma TNI Heru Kusmanto, Komandan Guspurla Koarmada I Laksma TNI Irvansyah, Komandan Lantamal III Jakarta Laksma TNI Denih Hendrata, serta para pejabat utama Koarmada I. (ARMAN R)