Kamis, 13 Desember 2018 | 18:17:55 WIB

Tim Gabungan Unsur Maritim Ketapang Evakuasi 668 Penumpang Kapal Dharma Ferry 2

Minggu, 8 Juli 2018 | 17:03 WIB
  • (FOTO : DISPENLANTAMALXII/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Lalu lintas jalur laut yang melintas di perairan di wilayah perairan Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), perlu mendapat perhatian serius otoritas laut, salah satu tragedi kandasnya kapal penumpang Dharma Ferry 2 yang mengangkut sejumlah 668 orang penumpang, baik dewasa maupun anak-anak sedang dalam proses evakuasi yang dilakukan secara bertahap oleh petugas gabungan unsur maritim Ketapang, Kalbar, Sabtu (7/7).

Tim gabungan unsur maritim yaitu Pos Angkatan Laut (Posal) Ketapang jajaran Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XII Pontianak, Basarnas, Polair, dan unsur maritim Pelabuhan, bahu-membahu mengevakuasi 668 orang penumpang kapal penumpang Dharma Ferry 2, yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang tujuan Pelabuhan Sukabangun Kabupaten Ketapang.

“Selama proses evakuasi bersama instansi terkait pelabuhan, melaksanakan pengamanan dan pengawasan para penumpang agar tidak panik saat dilakukan evakuasi secara bertahap  menggunakan Ponton GT. 265 yang di tarik oleh tug boat," kata Komandan Posal (Danposal) Ketapang Letda Laut ( P) Asep Supiana.

Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Ferry 2 dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan tujuan Pelabuhan Sukabangun Kabupaten Ketapang lanjutnya, melintas pada titik kandas pada posisi Lintang Bujur 01 44 49 8 S - 109 52 21 0 E, dengan jarak 3 Mil dari Pelabuhan Sukabangun Ketapang, Kapal kandas yang di akibatkan air konda (Air Surut Stabil), kapal Dharma Ferry 2,  kandas pada hari Jumat (6/7) Pukul 14.00 Wib.

Dalam pelaksanaan proses evakuasi kata Danposal, aparat TNI AL Ketapang dan instansi terkait menggunakan peralatan 1 ponton Gt. 265, 2 Speed KSOP, 3 perahu karet Pos TNI AL, 4 Speed Basarnas, dengan jumlah penumpang sesuai dengan manifest kapal berjumlah 668 orang yakni dewasa 615 orang, anak-anak 45 orang, dan bayi/balita sebanyak 8 anak.

Kemudian juga diamankan kendaraan yang berada di kapal, terdiri dari truk besar sebanyak tiga unit, Truk sedang 11 unit, sepeda motor 28 unit, dan mobil pribadi 13 unit.

“Selama proses evakuasi para penumpang kapal Dharma Ferry 2 yang dilakukan aparat dengan menggunakan kapal Ponton GT. 265 no. 671/1991, di tarik tug boat hingga para penumpang terevakuasi semua ke darat dalam keadaan selamat," ujar Letda Laut (P) Asep Supiana.

Untuk barang/kendaraan yang berada di dalam kapal menyusul bersama kapal, menunggu waktu pasang di lokasi kandas pada pkl. 18.30 wib malam ini, rencana kapal akan sandar di dermaga pelabuhan Sukabangun Kabupaten Ketapang dengan pengawalan petugas SAR Gabungan unsur maritim Kabupaten ketapang.

Untuk enumpng yang dievakuasi dibawa ke rumah sakit terdekat sebanyak 2 orang (wanita) dengan kondisi hamil keguguran satu orang dan satu anak muntah muntah di rujuk ke RSU Agoes Djam Ketapang. (ARMAN R)