Minggu, 21 Oktober 2018 | 22:43:04 WIB

POTENSI INDUSTRI PARIWISATA DI PERKENALKAN KE MASYARAKAT PULAU HIRI

Selasa, 17 Juli 2018 | 06:10 WIB
  • Foto Andi Penrem 152 BBL

Hiri Lindo-Dalam rangkaian kegiatan TMMD ke-102 Kodim 1501/Ternate di, dilaksanakan sosialisasi potensi industri sektor pariwisata kepada masyarakat Kecamatan Pulau Hiri sebagai bentuk upaya peningkatan kesejahteraan dan menciptakan masyarakat sadar wisata.selasa tgl 16/07 /2018.

Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan di Kantor Lurah Tomajiko, dengan menghadirkan narasumber Sdr. Ota dari Dinas Pariwisata Kota Ternate serta dihadiri oleh Dan SSK Lettu Inf Hadi Talaohu, Kades Tomajiko Rusli Ali serta  masyarakat dari sekitar Kelurahan Tomajiko. Dalam sosialisasi tersebut narasumber menjelaskan bahwa potensi pariwisata saat ini merupakan salah satu sektor yang paling menjanjikan serta memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah khususnya pada pendapatan asli daerah sekaligus juga mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat khususnya dari sektor jasa maupun niaga.

Lanjutnya,Apabila kita melihat kondisi Pulau Hiri ini menyimpan sejuta keindahan dan potensi pariwisata yang cukup lengkap baik pegunungan, pantai, sosial budaya, kearifan lokal, pantai, pesona bawah laut hingga potensi ikan yang berlimpah dan juga Pulau Hiri hanya berjarak beberapa Mil dari Pulau Utama yaitu Ternate.tegasnya.

Hal tersebut sudah menjadi modal dasar yang dapat kita olah menjadi potensi wisata yang di kemas dalam kemasan yang lebih menarik sehingga mengundang masyarakat untuk berkunjung,Dibalik itu juga kita menyadari beberapa kendala maupun keterbatasan yang ada khususnya sarana transportasi maupun akomodasi namun hal tersebut bukan menjadi hambatan yang begitu berarti dan akan terus dibenahi mengikuti lajunya pembangunan yang ada, namun satu yang menjadi  modal dasar dalam menciptakan iklim pariwisata yang baik adalah menciptakan masyarakat melek/sadar wisata, hal ini menjadi krusial dan penentu dalam berkembang pariwisata di daerah. Oleh karenannya hal tersebut perlu ditanamkan sejak dini sebelum kita mengemas berbagai potensi karena kita ambil contoh perilaku masyarakat yang tidak melek pariwisata adalah ketika datang wisatawan secara otomatis seluruh sektor jasa, transportasi hingga jualan menaikan harga secara tidak rasional dengan memanfaatkan momentum atau sering kita sebut dengan istilah aji mumpung, perilaku tersebut harus kita hindari karena dapat berdampak pada enggannya para wisatawan untuk berkunjung kembali. Pungkasnya. (Faisal/Penrem 152)