Minggu, 22 September 2019 | 16:01:58 WIB

Tim SAR Sorong Berhasil Temukan Dua Korban KM Maros

Rabu, 25 Juli 2018 | 12:54 WIB
  • (FOTO : BASARNAS/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan berhasil menemukan dua orang crew KM. Maros Indah yang sebelumnya dilaporkan tenggelam sejak kamis lalu di selatan Pulau yefius, Kabupaten Sorong, Propinsi Papua Barat.

 

Korban Budin (54 thn) dan Udin (34 thn), merupakan warga Kampung Baru pelabuhan Sorong yang ditemukan oleh SAR gabungan pada tw 0724.0920 LT di Pantai Pulau Omat depan perairan Sailolof, Salawati, Kabupaten Sorong, Selasa (24/7). 

 

Jarak penemuannya 39 NM dari lokasi dua orang ABK pertama ditemukan di Pulau Yefius arah tenggara pintu alur sele. 

 

"Korban ditemukan oleh tim SAR dalam kondisi selamat namun mengalami dehidrasi karena kekurangan minum dan makan selama 6 hari pasca terjadinya kecelakaan tersebut. Saat ini korban sudah di rujuk ke RSUD Selebe solu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” kata Emy Freezer dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Sorong, di Ruang Instalasi Gawat Darurat RDUD Selebe Solu.

 

Kecelakaan tersebut sebelumnya dilaporkan terjadi hari Sabtu dini hari (21/7), namun setelah korban pertama ditemukan baru diketahui bahwa kejadiannya terjadi pada hari kamis dini hari (19/7).

 

Informasi kecelakaan di terima oleh petugas Siaga komunikasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Sorong melalui Stasiun Radio Pantai Sorong, lalu ditindak lanjuti dengan mengirim tim rescue yang onboard di atas RB 221 Sorong menuju ke lokasi kejadian kecelakaan.

 

“Masih tersisa satu orang lagi ABK atas nama Ramli yang belum ditemukan, besok operasi Pencarian akan kami lanjutkan kembali dengan mengkonsentrasikan area Pencarian di arah tenggara pintu alur sele, memeriksa pulau-pulau kecil yang ada di sana. Kami tetap akan menggerakkan armada besar dan sekoci serta perahu karet. Kami sudah mengirim RIB 02 Sorong serta perahu karet tambahan guna memeriksa secara intensive, semoga Pencarian besok membuahkan hasil dengan ditemukannya Ramli,” jelas Emy.

 

Menurutnya, kendala lapangan yang di hadapi Tim SAR Gabungan dalam melakukan pencarian adalah cuaca, di mana saat Musim selatan ini angin dan ombak mengalami peningkatan yang significant dan BMKG juga sudah merilis peringatan tentang keselamatan transportasi laut terkait peningkatan cuaca. 

 

“Kami mengerahkan Armada Basarnas Sorong berupa RB 221 Sorong, KN Kofiau Disnav sorong, Kal wayag Lantamal XIV Sorong, dan KN Kalawai pangkalan KPLP Tual, serta sekoci-sekoci Milik armada tersebut. Personil gabungan juga berasal dari Polairud Sorong, Koramil Seget dan pihak keluarga,” terang Emy. (ARMAN R)