Minggu, 16 Desember 2018 | 20:35:44 WIB

Diklat Teknis Penjenjangan Jabatan Fungsional Kesehatan Perawat PNS TNI AL 2018 Resmi Ditutup

Rabu, 15 Agustus 2018 | 16:06 WIB
  • (FOTO : DISPENAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Teknis Penjenjangan Jabatan Fungsional Kesehatan Perawat dari Tingkat Keterampilan ke Tingkat Keahlian Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI AL TA. 2018, yang diikuti oleh 30 orang PNS TNI AL Golongan III dan telah berlangsung sejak 30 Juli 2018, secara resmi ditutup Kepala Sub Dinas Personel Sipil (Kasubdisperssip) Disminpersal Kolonel Laut (K) Acep Maksum mewakili Kadisminpersal Laksma TNI Tedjo Sukmono, di Auditorium Ladokgi R.E. Martadinata, Selasa (14/8). 

 

Kasubdisperssip Kolonel Laut (K) Acep Maksum dalam acara tersebut menyampaikan, Diklat yang dilaksanakan ini menjadi persyaratan kompetensi untuk menduduki jenjang jabatan fungsional kesehatan tingkat keahlian sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, memberikan pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku kerja keperawatan secara profesional sebagai unsur pelayanan kesehatan yang benar-benar dapat bekerja sesuai dengan kode etik keperawatan serta memberikan kontribusi kepada organisasi untuk mencapai efektifitas dan efisiensi kerja.

 

Ia berharap, kepada para peserta Diklat untuk dapat mampu memahami materi yang diberikan para fasilisator dan mengaplikasikannya secara nyata dalam pelaksanaan tugas pelayanan keperawatan di tempat tugas masing-masing, sehingga membawa dampak positif terhadap pelayanan kesehatan di lingkungan fasilitas kesehatan TNI AL sebagai bagian dalam rangka mensukseskan tugas pokok TNI AL.

 

“Tunjukkan dan terus kembangkan kompetensi profesi saudara, serta amalkan ilmu saudara yang didapat selama mengikuti Diklat," ujar Kolonel Laut (K) Acep Maksum.

 

Selama pelaksanaan, para peserta Diklat menerima 15 materi dengan rincian, bidang studi pengetahuan dan keterampilan 10 materi dan bidang studi lain 5 materi.

 

Para instruktur dalam Diklat ini berasal dari Pusat Pelatihan SDM Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes sebanyak 8 orang dan 5 orang dari TNI AL dengan metode Diklat terdiri dari: pre test, ceramah, diskusi/tanya jawab, praktek, tugas perorangan kelompok serta post test.

 

Hadir dalam upacara penutupan Diklat tersebut, para perwakilan dari Kepala Pusat Pelatihan SDM Kesehatan Badan PPSDM Kemenkes, Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta, perwakilan dari Kaladokgi, Sekdisdikal, Karumkital dr. Mintohardjo, para instruktur, para peserta Diklat serta undangan lainnya. (ARMAN R)