Sabtu, 23 Juni 2018 | 03:26:02 WIB

Cegah Abrasi, 110.000 Mangrove Ditanam di Pantai Maron Semarang

Sabtu, 30 Januari 2016 | 12:56 WIB
  • Toyota Indonesia bersama perusahaan pemasok yang tergabung dalam Toyota Manufacturers Club (TMClub) dan Toyota Equipment and Facilities Club (TEFC) serta dealer Nasmoco melakukan penanaman sekitar 110 ribu pohon bakau di Pantai Maron, Semarang, sebagai bagian dari Hutan Toyota atau Toyota Forest. (ANT/LINDO)

emarang (ANTARA News) - Sebanyak 110.000 bibit mangrove (pohon bakau) ditanam di sepanjang Pantai Maron, Semarang, Jawa Tengah sebagai upaya untuk mencegah abrasi.

Penanaman mangrove tersebut diinisiasi oleh Toyota Indonesia bersama dengan perusahaan pemasok yang tergabung dalam Toyota Manufacturers Club (TMClub) dan Toyota Equipment and Facilities Club (TEFC) serta dealer Nasmoco.

"Semakin banyak menebang harus lebih banyak lagi menanam pohon. Kita lihat saat ini rawan dengan permasalahan lingkungan, termasuk abrasi penurunan tanah (land subsidence). Mangrove tidak hanya bisa menahan gelombang tetapi di dalamnya menjadi tempat ikan-ikan bertelur," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, saat acara penanaman, Sabtu.

Ia menambahkan kegiatan penanaman mangrove tersebut mendukung program Jawa Tengah "Ijo Royo-Royo" untuk penataan lingkungan terutama di area kritis.

"Ini penting untuk melindungi pantai kita dari abrasi dan sebagai sumber pangan nantinya. Jangan lupa, pertumbuhan pohon bakau membutuhkan waktu dua sampai tiga tahun untuk selalu dipantau," jelasnya.

Setelah di Pantai Maron, Semarang, Toyota Indonesia akan melakukan penanaman di Kendal sebanyak 30 ribu bibit mangrove dan Demak dengan 20 ribu bibit mangrove.

Menurut Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono, Grup Toyota telah melakukan penanaman mangrove sebagai bagian dari Hutan Toyota sejak tahun 2012 di Kepulauan Seribu, Bekasi, Karawang, dan Cikampek.

"Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia dan dunia, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga keharmonisan terutama dengan alam, salah satunya dengan penanaman bakau ini. Kami juga berharap, penanaman bakau ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar," kata Warih.

Lebih lanjut, Warih mengatakan, hutan bakau selain membantu mengurangi abrasi juga mendukung biodiversitas laut yang kaya dan melimpah berkat perannya sebagai inkubator bagi fase awal kehidupan beragam biota laut.

"Sehingga kedepannya dapat memberikan sumbangan nyata bagi kesejahteraan masyarakat melalui aktivitas-aktivitas peningkatan pendapatan masyarakat atau income generating activities," tuturnya.

Pada tahun 2016, Hutan Toyota juga akan hadir di beberapa wilayah seperti Karawang, Bantul, Surabaya, serta Banyuwangi sehingga pada akhir tahun ditargetkan telah menana sekitar satu juta pohon bakau di sepanjang utara Jawa. (ANT)

EDITOR: ARMAN R