Selasa, 18 Juni 2019 | 06:20:41 WIB

Pembukaan Awal Tahun 2019, IHSG Menguat

Rabu, 2 Januari 2019 | 11:53 WIB
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution (kanan) berbincang dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) saat pembukan perdagangan 2019 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (2/1/2019). (FOTO: ANTARA/LINDO)

Jakarta (ANTARA News) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pembukaan awal tahun 2019 mengalami kenaikan seiring berlanjutnya optimisme pelaku pasar.

IHSG BEI dibuka naik 7,09 poin atau 0,11 persen menjadi 6.201,59. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,22 poin atau 0,13 persen menjadi 983,96.

"Kita telah melewati 2018 dengan baik di tengah gejolak di dunia internasional, ekonomi dan juga pasar modal kita jelas memiliki ketahanan. Itu modal baik untuk kita tetap optimistis," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam pidato pembukaan perdagangan BEI, di Jakarta, Rabu.

Ia mengharapkan agar pelaku pasar modal terus menegakkan integritas agar masyarakat melirik pasar modal sebagai salah satu tempat pembiayaan dan investasi.

"Dengan menegakkan integritas maka pasar modal bukan sekedar pelengkap pembiayaan, tetapi menjadi pilihan disamping perbankan, sekaligus menjadi tempat investasi," katanya.

Secara terpisah, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan pelaku pasar modal yang optimistis terhadap laju inflasi yang terkendali turut menjadi faktor yang menopang IHSG.

"Membuka awal tahun baru disuguhi dengan data inflasi yang disinyalir masih dalam kondisi terkendali, itu menjadi salah satu faktor yang menopang pergerakan IHSG," katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks hang Seng melemah 556,39 poin (2,15 persen) ke 25.289,30, indeks Shanghai melemah 25,50 poin (1,02 persen) ke 2.468,40, dan indeks Strait Times melemah 19,75 poin (0,64 persen) ke posisi 3.049,01.

ANT