Rabu, 19 Juni 2019 | 06:34:05 WIB

Jokowi Diminta Turun Tangan Bongkar Teror Pimpinan KPK

Kamis, 10 Januari 2019 | 15:45 WIB
  • Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo (tengah) didampingi Penasihat Yudhi (kanan) dan Kordinator Bidang Humas Wadah Pegawai KPK Putri (kiri) memberikan pernyataan sikap mereka atas aksi teror terhadap dua pimpinan KPK di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 9 Januari 2019.

  • Sebelumnya, rumah Ketua KPK Agus Rahardjo menjadi sasaran bom pipa oleh orang tak dikenal, Rabu, 9 Januari 2019. Di rumah Agus yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat, polisi menemukan barang bukti berupa pipa paralon, detonator, sikring, kabel warna kuning, paku ukuran 7 sentimeter, serbuk putih, baterai, dan tas.

  • Dalam keterangannya Wadah Pegawai KPK meminta Presiden Joko Widodo agar turun tangan membongkar berbagai upaya pelemahan KPK melalui teror kepada pimpinan KPK Agus Rahardjo dan Laode M. Syarif saat ini maupun pegawai, termasuk kasus penyerangan terhadap penyidik senior Novel Baswedan.

  • Sementara itu, rumah Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif di Jalan Kalibata Selatan, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal. Penemuan bom itu terjadi pada Rabu sekitar pukul 05.30 WIB. Dari rekaman CCTV, sekitar pukul 01.00 WIB, tampak orang mencurigakan melakukan aktivitas di depan rumah Laode.

JAKARTA, LINDO - Wadah Pegawai KPK meminta Presiden Joko Widodo agar turun tangan membongkar sejumlah teror yang dialami pegawai dan pimpinan KPK.

Foto: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/Risky Andrianto/Reno Esnir