Kamis, 14 November 2019 | 05:25:37 WIB

Melek Perkembangan Infrastruktur, PC PMII Metro Gelar Diskusi Mahasiswa

Senin, 21 Januari 2019 | 22:37 WIB
  • (FOTO : PMII/LINDO)

JAKARTA, LINDO -  Guna meningkatkan semangat kebangsaan bagi generasi muda, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Metro bersama dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Metro, menggelar Diskusi Mahasiswa, di Aula Dinas Perpustakaan Daerah (Pusda), Kota Metro, Lampung, Senin (21/1).

Melalui tema “Memperkuat Semangat Kebangsaan Bagi Generasi Muda dalam Mendukung Pembangunan Infrastruktur”, Ketua pelaksana Diskusi Mahasiswa Triyo Pambudi menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan agar para pemuda, khususnya mahasiswa lebih semangat giat berdiskusi, lebih mampu melek hingga mampu mengawal perkembangan infrastruktur di Kota dan sadar akan peran pentingnya.

"Ini merupakan ruang untuk membudayakan  diskusi bagi pemuda.  Sebagai pemuda, khususnya mahasiswa, kita juga harus sadar akan pentingnya pembangunan dan mampu mengawal setiap perkembangan infrastruktur di kota ini, sebab sebagai Agent of Change (Agen Perubahan), kita tidak hanya terus fokus duduk dibangku perkuliahan," terang Triyo.

Selain itu, ketua umum PC PMII Metro Ahmad Sabiqul Mustofa, S.E, menuturkan, dengan semangat kebangsaan yang kuat para generasi muda, ia berharap agar setiap pemuda mampu memberikan kontribusi positif dan optimismenya bagi pembangunan infrastruktur yang lebih baik.

"Diharapkan dengan semangat kebangsaan yang kuat dari generasi muda saat ini, mampu memberikan kontribusi positif dan optimisme bagi pembangunan infrastruktur yang lebih baik demi kemajuan ekonomi dan keadilan sosial," harap Ahmad Sabiqul Mustofa.

Dalam diskusi tersebut yang dihadiri oleh 70 mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Metro, dengan menghadirkan tiga narasumber, yatu M. Andi Kardinal, S.Sos dari Dinas PU Kota Metro, Diana Ambarwati, ME, Sy dari Dosen IAIN Metro  dan Gangsar Gumelar dari aktivis/tokoh pemuda.

M. Andi Kardinal mengawali diskusi dengan pemaparan informasi tentang Musyawarah Rencana Pembangunan di Kota Metro dan peran serta turut serta dukungan pemuda dalam pembangunan kota.

Dosen IAIN Metro Diana Ambarwati dalam pemaparan materinya, mengedukasi sekaligus mengajak para peserta diskusi untuk kritis dalam pembangunan infrastruktur dengan perspektif gender.

Ia memberi contoh tentang bangunan-bangunan kota yang belum memenuhi syarat gender, seperti bangunan yang tidak ada ruang menyusui dan fasilitas untuk disabilitas.

Tokoh pemuda sekaligus mantan aktivis mahasiswa Gangsar Gumelar, juga mengajak para mahasiswa untuk turut serta dan berperan aktif dalam pembangunan infrastruktur daerah, khususnya pembangunan desa. (ARMAN R)