Minggu, 22 September 2019 | 19:52:38 WIB

Menhan Pimpin Rakor Dan Evaluasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara

Selasa, 5 Maret 2019 | 16:40 WIB
  • (FOTO : PUSKOMPUBLIKKEMHAN/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu membuka serta memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN), yang berlangsung di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, Selasa (5/3).

Rakor PKBN ini sebagai upaya penguatan jati diri mahasiswa baru dalam rangka melaksanakan koordinasi dan evaluasi kegiatan pelaksanaan Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) di lingkungan Perguruan Tinggi (PT).

Menhan Ryamizard Ryacudu dalam sambutannya mengatakan, Rakor ini juga dalam rangka menjaga kontinyuitas pelaksanaan pembinaan kesadaran bela negara sebagai upaya penguatan jati diri mahasiswa baru yang sedang mencari jati dirinya. 

"Kesadaran bela negara tidaklah dibawa sejak lahir atau taken for granted, tetapi perlu ditumbuhkan secara terus menerus. Oleh karena itu, pembinaan kesadaran bela negara merupakan sebuah upaya tanpa henti atau never ending process untuk menyesuaikan dengan tuntutan perubahan jaman," terang Ryamizard Ryacudu. 

Melalui Rakor ini lanjutnya, diharapkan mendapat masukan penyempurnaan dari para pimpinan Perguruan Tinggi (PT) tentang pelaksanaan PKBN di Perguruan Tinggi, baik materi maupun pengembangannya secara terintegrasi dengan kurikulum pendidikan lainnya. 

Termasuk kata Menhan, upaya mendirikan Pusat Bela Negara dan implementasinya dalam kehidupan kampus maupun masyarakat. PKBN di lingkungan PT bagi mahasiswa baru telah disepakati pada Pertemuan Pimpinan PT yang dilaksanakan pada tahun 2017 antara Kemhan dan Kemenristek Dikti. 

"Kemhan sangat pengapresiasi semua PT yang telah melaksanakan PKBN secara rutin sejak tahun 2017 hingga 2019 sekarang ini. Bahkan diantara PT se-Indonesia, terdapat PT yang menjadi inisiator dan mengkoordinir kegiatan PKBN PT lain di wilayahnya, dengan melibatkan seluruh instansi terkait dan komponen bangsa lainnya di wilayahnya masing-masing," ucap Ryamizard Ryacudu. 

Untuk itu tambahnya, Kemhan akan memberikan penghargaan kepada Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Swasta, baik yang berada di bawah koordinasi Kementerian Riset dan Teknologi maupun Kementerian Agama (Kemenag) dan PT Kedinasan Kementerian dan atau Lembaga. 

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Perguruan Tinggi Swasta (OTS) di bawah naungan Organisasi keagamaan yang bekerjasama dan melaksanakan PKBN selama kurun waktu 2014-2019.

Selain Menhan, hadir pula pejabat di lingkungan Kemendagri, Kemenag, Rektor atau Pimpinan PT terpilih se-Indonesia baik PTN maupun PTS, Aster Panglima TNI dan Asisten Teritorial Angkatan. (ARMAN R)