Jumat, 15 November 2019 | 16:41:04 WIB

Polisi Lansir Korban Tewas Bencana Alam di Papua Jadi 50 Orang

Senin, 18 Maret 2019 | 10:44 WIB
  • Banjir bandang menerjang Sentani, Jayapura, Papua, Sabtu, 16 Maret 2019. Sedikitnya 42 orang tewas dan ratusan warga mengungsi karena tempat tinggalnya hancur diterjang banjir. (FOTO: ANTARA/LINDO)

JAYAPURA, LINDO - Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, saat ini korban tewas bencana alam di Kota dan Kabupaten Jayapura meningkat mencapai 50 orang.

Dari jumlah tersebut, 38 jenazah korban banjir dari Sentani kini berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi, dan lima lainnya di RS Youwari.

Sedangkan sisanya, yakni 7 jenazah, merupakan korban tanah longsor yang terjadi di kawasan Ampera, Kota Jayapura. "Identifikasi perlu dilakukan untuk memastikan identitas korban sebelum diserahkan ke keluarga," kata Irjen Pol Sormin kepada kantor berita Antara di Jayapura, Minggu 17 Maret 2019.

Mantan Kadiv Propam Mabes Polri mengatakan, korban banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Kab.Jayapura kemungkinan masih bertambah karena saat ini pencarian masih terus dilakukan.

"Anggota saat ini dikerahkan untuk membantu melakukan pencarian korban banjir di Kabupaten Jayapura," tutur Irjen Pol Sormin yang mengaku sudah melihat langsung dampak banjir bandang di Sentani.

"Bahkan, dua pesawat yang terdiri dari satu helikopter dan pesawat berbadan kecil yang ada di hanggar milik perusahaan penerbangan missionaris Adventis mengalami kerusakan akibat banjir," lanjut dia.

Sementara itu, tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, SKPD, PMI dan relawan melakukan penanganan darurat. Evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban masih dilakukan di daerah terdampak.

"Dampak kerusakan masih akan bertambah karena pendataan masih dilakukan dan belum semua daerah terdampak dijangkau oleh Tim SAR gabungan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima di Jakarta.

MEDCOM