Minggu, 21 Juli 2019 | 09:43:44 WIB

Banten Dijadikan Pintu Pembuka Kampanye Terbuka Jokowi-Ma'ruf

Minggu, 24 Maret 2019 | 21:18 WIB
  • Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Hasto Kristiyanto menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

TANGERANG, LINDO - Pasangan calon presiden dan wakilnya nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin memilih Banten, sebagai lokasi perdana kampanye terbuka. Alasannya, untuk memperkuat basis pemilih tradisional.

"Ingin memperkuat wilayah Banten yang merupakan asal dari Kiai Ma'ruf Amin dan dalam basis kultural daerah-daerah ini," kata Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristianto di Alun-Alun Kota Tangerang, Banten, Minggu, 24 Februari 2019.

Untuk memperkuat wilayah Banten, Hasto menyampaikan akan mengandalkan basis suara pemilih Partai Golkar. Basis suara Golkar di Banten cukup kuat, ditambah Jokowi pun sudah mendapatkan dukungan langsung dari Gubernur Banten Wahidin Halim.

"Kita bersama dengan Golkar yang menguasai medan. Sehingga bekerjasama dengan partai koalisi semakin optimis dengan memberikan sentuhan pertama ini Pak Jokowi dan Ma'ruf Amin," jelas Hasto.

Selain mengandalkan basis kekuatan suara partai, pasangan Jokowi-Ma'ruf pun mengoptimalkan peran publik figur dan sosial media. Hasto yakin efek publik figur yang turut mengkampanyekan Jokowi-Ma'ruf di sosial media akan memengaruhi elektabilitas di Banten.

"Anak-anak muda yang yang instagramnya sangat baik, sosial medianya sangat baik kemudian followernya juga begitu luas itu untuk bersama-sama mensosialisasikan seluruh gagasan kampanye," tutupnya.

Seperti diketahui, dari hasil survei Litbang Kompas per Maret 2019, Banten salah satu dari tiga wilayah yang masih menjadi kelemahan Jokowi-Ma'ruf selain di Jawa Barat dan DKI Jakarta. Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf ada di angka 42,1 persen di wilayah Jawa Barat+Banten. Sementara rivalnya, Prabowo-Sandi ada di angka 47,7 persen suara.

MEDCOM