Selasa, 15 Oktober 2019 | 16:20:54 WIB

Marinir Gelar Latihan Perang Di Situbondo

Sabtu, 18 Mei 2019 | 18:32 WIB
  • (FOTO : DISPENKORMAR/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan profesionalisme, Korps Marinir melaksanakan Latihan Pasukan Pendarat 2019, di Pusat Latihan Pertempuran Korps Marinir 5 Baluran Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (18/5).

Latihan tersebut disaksikan Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr. Han, Brigjen TNI (Mar) Torry Subiyantoro selaku Penasehat Latihan, Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, M.M, Kolonel Marinir Suharto, Kolonel Laut (P) Desmon Hermono Kusumo selaku Peninjau Latihan, Asintel Dankormar Kolonel Marinir Hendro Suwito, Asops Dankormar Kolonel Marinir Y. Rudi Sulistyanto, Dankolatmar Kolonel Marinir Suliono, S.E., Danlanmar Surabaya Kolonel Marinir Mauriadi dan Para Asisten Danpasmar 2 serta Dankolak di jajaran Pasmar 2.  

Materi latihan meliputi proses perencanaan operasi amfibi, embarkasi, lintas laut, infiltrasi satuan Taifib, pengintaian dan konfirmasi pantai pendaratan, pendaratan khusus (Ratsus), gerakan kapal ke pantai (GKK), serbuan amfibi, Kerja Sama Infanteri Tank (KSIT) atau Penyerbuan Mekanis (Bunis), Bantuan Tembakan (Bantem) dan Dukungan Satuan Bantuan Administrasi.

Pendaratan amfibi yang dipimpin oleh  Komandan Pasukan Pendarat (Danpasrat) Kolonel Marinir Agus Gunawan Wibisono, S.H., M.M yang sehari-hari menjabat Komandan Brigade Infanteri 2 Marinir tersebut, selain melibatkan prajurit Korps Marinir (Kormar) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), juga menurunkan beberapa material tempur yang dimiliki Kormar TNI AL, diantaranya BMP-3F, LVT-7A1, BTR-50, KAPA K61, MLRS Vampire, BVP-2 dan Howitzer 105 mm.

Seluruh personel dan material tempur Kormar TNI AL melaksanakan Latihan Pasukan Pendarat Korps Marinir tahun 2019 menggunakan KRI Teluk Banten-516, KRI Teluk Cendrawasih-533, KRI Makassar-590, Helly Bell dan pesawat Cassa TNI AL.

Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono mengatakan, latihan ini merupakan perpaduan antar unsur dalam bermanuver, dalam hal ini infanteri sebagai pasukan pendarat, tank amphibi dan Ranratfib. Selain itu, latihan ini merupakan latihan rutin, bagian dari latihan yang bertingkat, bertahap dan berlanjut, untuk meningkatkan profesionalisme prajurit Kormar sebagai prajurit matra laut. (ARMAN R)