Minggu, 22 September 2019 | 19:57:21 WIB

Ka Zona Kamla Timur Hadiri Seminar Perbatasan Negara Sebagai Manifestasi Kedaulatan Negara

Rabu, 22 Mei 2019 | 08:22 WIB

Kepala Zona Kamla Timur Laksma Bakamla Vetty V. Salakay, S.H., M.Si., menghadiri Seminar dengan topik “Perbatasan Negara Sebagai Manifestasi Kedaulatan Negara" di Aula Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Ambon, Selasa (21/5/2019).

 

Seminar kali ini menampilkan tiga pembicara, yaitu Wakil Gubernur Maluku Drs. Barnabas N. Orno dengan memaparkan "Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan Kawasan Perbatasan", Komandan Lantamal IX Ambon Laksma TNI Antongan Simatupang dengan memaparkan "Menjaga Keamanan Laut di Perbatasan ZEE", dan Dosen Fakultas Hukum Unppati bagian Tata Negara ,dan Administrasi Negara dengan memaparkan "Perbatasan Negara dalam Politik Hukum Indonesia".

 

Hal yang menarik dalam seminar tersebut adalah pada saat Komandan Lantamal IX Ambon Laksma TNI Antongan Simatupang dalam paparannya mengatakan bahwa dalam menjaga keamanan laut pada bagian perbatasan ZEE ada dua instansi yang bergerak yaitu Angkatan Laut dan Bakamla. Melalui Bakamla inilah diharapakan betul menjadi Indonesia Coast Guard.

 

Laksma Antongan menerangkan pula, "ketika kapal mengalami kecelakaan di wilayah Indonesia saat ini informasi distres dari kapal yang mampu menjawab adalah dari Jepang, Singapura dan Australia, sedangkan dari Indonesia masih blank, itulah permasalahan yang belum diperhatikan, maka dari pada itu perlu diperkuat SPKKL yang dimiliki Bakamla dan membentuk Bakamla menjadi Indonesia Coast Guard. Sehingga menjaga keamanan diperbatasan bisa dari sipil yaitu Indonesia Coast Guard bersama-sama dengan Angkatan Laut," terangnya.

 

Seminar dibuka oleh Rektor Unppati Prof. Dr. Martinus Johanes Saptenno,S.H., M.Hum dan dihadiri oleh Dirpolair Polda Maluku, Kepala Badan SAR Ambon, Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Ambon, Kepala Dinas KKP, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Perwakilan Dari Kapolda Maluku, Kepala Dinas Imigrasi Ambon, dan Dosen-dosen dari Fakultas Hukum Unppati.