Rabu, 16 Oktober 2019 | 05:15:38 WIB

Tradisi Mandi Khatulistiwa Satgas Pelantara-9 Sail Nias 2019 Di Samudera Hindia

Senin, 16 September 2019 | 18:41 WIB
  • (FOTO : DISPENAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara)-9 Saka Bahari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), Kapal Pemuda Nusantara dan Bela Negara Kolonel Marinir I Dewa Gede Wirawan, S.E., dan Komandan KRI Tanjung Kambani-971 Letkol Laut (P) Masrurun, S. E. M. Tr. Hanla., menggelar tradisi mandi khatulistiwa ditengah pelaksanaan pelayaran Satgas Pelantara-9, di atas geladak heli KRI Tanjung Kambani -971, Samudera Hindia, Senin (16/9).

Kegiatan diawali dengan penjemputan para generasi muda peserta Pelantara-9 Sail Nias 2019 yang diikuti oleh Saka Bahari, Kapal Pemuda Nusantara dan Bela Negara serta awak KRI Tanjung Kambani yang belum disucikan oleh para Punggawa, yakni anak buah dari Kapten Davy Jones.

Kedatangan Kapten Davy Jones, Dewa Neptunus dan Dewi Amfrite yang muncul dari dasar lautan, disambut hangat oleh Komandan KRI Tanjung Kambani-971 dan Komandan Satgas Pelantara-9 Sail Nias 2019.

Pada kesempatan ini, tiap-tiap Pramuka Saka Bahari TNI AL, Kapal Pemuda Nusantara dan Bela Negara melaksanakan mandi khatulistiwa mendapatkan suguhan jamu dari dasar laut sebagai tanda bahwa peserta telah bersih, suci dan disiramkan air laut ketika melewati garis khatulistiwa.

Di akhir kegiatan, Komandan Satgas Pelantara-9 Sail Nias 2019 dan Komandan KRI Tanjung Kambani-971 melaksanakan foto bersama sebagai tanda berakhir kegiatan mandi khatulistiwa dan peserta akan mendapatkan sertifikat resmi menjadi anak Dewa Neptunus di KRI Tanjung Kambani-971.

Turut hadir pada kegiatan ini, Dansatgas Bela Negara Kolonel Arh Luhkito, Wadansatgas Bela Negara Letkol Rudi, Wadansatgas Pelantara-9 Sail Nias 2019 Letkol Marinir Riyadi, Para Pejabat Satgas Pelantara-9 Sail Nias 2019 serta Para Pejabat KRI Tanjung Kambani-971. (ARMAN R)