Senin, 21 Mei 2018 | 17:18:43 WIB

Dari Dermaga Kolinlamil Sampai JICT 2 Tanjung Priok, Prajurit Kolinlamil Perang Terhadap Sampah

Minggu, 20 Maret 2016 | 10:46 WIB
  • Kaskolinlamil Laksma TNI Roberth Wolter Tappangan, saat berada di Sekoci milik KRI Banda Aceh 593 untuk memimpin kegiatan perang terhadap sampah di laut. (FOTO : DISPENKOLINLAMIL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Pencanangan perang terhadap sampah di laut oleh Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia. di jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), baik jajaran Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta maupun Satlinlamil Surabaya, telah menjadi motivasi bagi seluruh prajurit bahkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kolinlamil.

Aksi nyata kegiatan ini pada  Jumat (18/3) di bawah kendali langsung Kepala Staf Kolinlamil (Kaskolinlamil) Laksma TNI Roberth Wolter Tappangan, beserta seluruh prajurit Kolinlamil melaksanakannya dalam skala luas.

Selama ini aksi tersebut hanya dilakukan di sekitar kolam dermaga Makas Komando (Mako) Kolinlamil.  Namun kali ini jam kegiatan olah raga prajurit dan PNS diganti dengan melaksanakan pembersihan sampah, mulai dari dermaga Mako Kolinlinlamil hingga ke kolam dermaga JICT 2, tempat kapal-kapal perang Kolinlamil sandar.
 
Menurut Kaskolinlamil, upaya ini tidak mudah untuk menjamin seratus persen laut di sekitar pelabuhan Tanjung Priok bersih dari sampah.  Tanpa didukung oleh kesadaran kita semua akan peduli dan rindu perlunya lingkungan laut yang bersih dan sehat.

"Untuk itu mari mulai hari ini nyatakan untuk tidak membuang sampah di laut.  Ayo...ramai–ramai bersihkan sampah di laut, kalau bukan kita siapa lagi," kata Laksma TNI Roberth Wolter Tappangan  yang sangat peduli terhadap kebersihan.
 
Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan kapal-kapal yang ada disekitar pelabuhan Tanjung Priok agar tidak sembarangan membuang sampah di laut, supaya lingkungan laut kita tetap bersih dan sehat.
 
Dengan menggunakan sekoci milik KRI Banda Aceh 593, Kaskolinlamil  yang didampingi Asisten Operasi (Asops) Pangkolinlamil Kolonel Laut (P) P. Rahmad Wahyudi, berkeliling memantau kondisi laut mulai Dermaga Kolinlamil hingga Dermaga JITC 2 sembaring, dengan memberi semangat kepada para prajurit jajaran Kolinlamil yang tersebar menggunakan skoci kacet memungut sampah-sampah yang terapung di laut.
 
Kondisi saat ini, hampir seluruh dermaga yang berada disekitar pelabuhan Tanjung Priok, bila kita melayangkan pandangan ke laut di sekitar dermaga, bukan warna warni ikan yang terlihat berenang di air tetapi sejumlah sampah yang mengapung.  Hal seperti ini tentu mengganggu ekosistem biota laut di sekitar pelabuhan.
 
Keberadaan sampah yang sangat meresahkan lingkungan Kolinlamil dan sekitarnya ini, memang sangat memperihatinkan. Selain menyebabkan bau kurang sedap, sampah yang berserakan mengapung di laut, juga tidak enak dipandang mata dan sudah tentu akan mengganggu kelestarian biota laut.

Selain itu juga, sampah-sampah yang mengapung disekitar badan Kapal Republik Indonesia (KRI), dikhawatirkan sampah yang ada bisa, masuk dan melilit propeller dan dapat merusak sistem mesin kapal.
 
Kaskolinlamil mengungkapkan, Kolinlamil melaksanakan kegiatan tersebut merupakan upaya memberikan contoh terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar Pelabuhan atas pentingnya hidup bersih.

Kali ini, dengan aksi nyata para personel jajaran Kolinlamil membersihkan sampah yang berserakan maupun mengapung di sekitar pelabuhan, dermaga dan sekitar laut depan dermaga Kolinlamil dan JICT 2.
 
”Kegiatan bersih laut seperti ini, akan terus berlanjut dan berkesinambungan, hingga lingkungan pelabuhan umumnya dan dermaga Kolinlamil khususnya bisa bebas sampah, serta kita berharap dalam skala besar ke depan akan kita jadwalkan untuk melaksanakan pembersihan sampah di laut dengan berkoordinasi mengajak masyarakat yang berada dan beraktifitas di sekitar pelabuhan ini," harapnya.
 
Di hari yang bersamaan kegiatan bersih-bersih sampah ini juga dilaksanakan oleh Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) di bawah komando Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Barat (Kasarmabar) Laksma TNI Yudo Margono turut bersama Kaskolinlamil memimpin aksi nyata perang sampah di laut di sekitar kapal perang Koarmabar sandar mulai dari disekitar dermaga JICT 2 hingga dermaga Pondok Dayung.
 
Pembersihan sampah yang berlangsung kurang lebih dua jam setengah, cukup memberi hasil yang memuaskan volume sampah yang diambil dari laut cukup banyak diangkut dengan menggunakan truk untuk di buang di tempat pembuangan sampah yang tersedia.  Pada pukul 09.30 WIB para prajurit kembali ke Mako untuk melanjutkan aktivitas rutin.

ARMAN R