Senin, 16 Juli 2018 | 02:19:17 WIB

Ingin jadi Taruna AAL, bisa Melalui Lantamal XII Pontianak

Minggu, 20 Maret 2016 | 11:55 WIB
  • Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL). (FOTO : REPUBLIKA.CO.ID/LINDO)

PONTIANAK, LINDO - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Pontianak Brigjen TNI (Mar) M. Hari mengatakan, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) membuka kesempatan bagi para pemuda Indonesia untuk dididik menjadi Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 2016, di Markas komando (Mako) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XII Pontianak, Jalan Kom. Yos Sudarso No. 1 Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa (15/3).

"Pendaftaran calon Taruna AAL tahun 2016 dimulai pada 11 sampai April sampai dengan 28 April 2016 dan dapat juga diakses melalui media online di website www.rekrutmen-tni.mil.id serta mengisi formulir pendaftaran. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut (Lapetal) dengan nomor telepon 0341.351484 dan 021.8723946 serta website www.lapetaltnial.com," jelas Danlantamal XII Pontianak Brigjen TNI (Mar) M. Hari.

Daftar ulang secara fisik lanjutnya, ke tempat pendaftaran yang telah ditentukan dengan menunjukkan cetakan formulir pendaftaran dan dokumen asli, antara lain : Akte Kelahiran, KTP Calon, KTP Orang tua/wali, Kartu Keluarga (KK), Ijazah dan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) SD, SLTP, SLTA sederajat, masing-masing dokumen di fotocopy 1 (satu) lembar, pas photo hitam putih tebaru ukuran 4 x 6 cm dua lembar  dan ukuran 2 x 3 cm satu lembar serta stop map warna biru.

Adapun calon peserta pendaftaran Taruna dan Taruni AAL tahun 2016 di wilayah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), dapat berkunjung ke Markas Komando (Mako) Lantamal XII Pontianak dengan nomor telepon 0561.770660.

"Selama proses seleksi tidak dipungut biaya apapun, seleksi tingkat daerah dilaksanakan ditempat seleksi yang ditentukan dan seleksi tingkat pusat di Lembaga Penerimaan Tenaga TNI Angkatan Laut (Lapetal) Malang dan bagi yang lulus seleksi tingkat daerah akan dikirim ke Lapetal Malang untuk mengikuti seleksi tingkat pusat dengan biaya Negara.  Calon yang dinyatakan tidak lulus seleksi tingkat pusat akan dikembalikan ke daerah asal pendaftaran dengan biaya negara dan calon hanya dibenarkan mendaftar di satu tempat pendaftaran," tegas Danlantamal XII Pontianak.

Selama calon peserta pendaftaran Taruna dan Taruni AAL tahun 2016 mengikuti proses seleksi tambahnya, tidak dipungut biaya apapun dan berhati-hati atas penipuan.

Persyaratan umum yang harus dilakukan calon peserta pendaftaran Taruna AAL tahun 2016, sebagai berikut :

1. Warga Negara Republik Indonesia, pria beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945, bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

2. Pria mempunyai tinggi badan sekurang-kurangnya 165 cm untuk calon taruna dengan berat badan seimbang.

3. Usia setinggi-tingginya 22 tahun dan sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan pada saat pembukaan Pendidikan Pertama (Dikma) pada tanggal 01 Agustus 2016.

4. Berijazah minimal lulusan SMA/MA program IPA, dengan ketentuan nilai UAN antara lain :

a. Lulusan SMA/MA sebelum tahun 2012 dengan nilai akhir rata-rata IPA minimal 7,25 dan tidak ada nilai MP dibawah 6 didalam kolom nilai akhir.

b. Lulusan SMA/MA tahun 2013 dengan nilai ahir rata-rata IPA minimal 6,87.

c. Lulusan SMA/MA tahun 2014 dengan nilai ahir rata-rata IPA minimal 6,25.

d. Lulusan SMA/MA tahun 2015 dengan nilai ahir rata-rata IPA minimal 60,00 (tidak ada nilai MP dibawah 40.00 didalam kolom nilai UN).

e. Lulusan SMA/MA tahun 2016 akan ditentukan kemudian.

f. Atau kelas 12 dengan nilai rata-rata raport semester satu sampai semester lima tidak kurang dari 6,50 dan sudah terdaftar sebagai peserta UN.

5. Berkelakuan baik dan tidak sedang kehilangan hak untuk menjadi Prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap disertai dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat.

6. Sehat jasmani dan rohani, tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik telinga atau anggota badan lainnya kecuali disebabkan oleh ketentuan adat, tidak buta warna dan tidak berkaca mata/memakai softlens.

7. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti Pendidikan Pertama (Dikma).

8. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) paling singkat 10 (sepuluh) tahun terhitung saat mulai dilantik menjadi letnan Dua/Letda dan 9. Bersedia ditempatkan diseluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

ARMAN R