Kamis, 19 Juli 2018 | 11:14:29 WIB

Saat Napi Kabur, Jumlah Petugas Lapas Hanya Jumlah 76 Orang

Jum'at, 15 Juli 2016 | 02:41 WIB
  • Lapas Salemba, Jakarta Pusat. (FOTO: MTVN/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kaburnya Anwar alias Rijal, narapidana kasus pembunuhan dan pemerkosaan dari Lapas Salemba, disinyalir karena petugas jaga yang minim. Pasalnya, pada saat Anwar kabur jumlah pengunjung rutan mencapai dua ribuan orang.

"Jauh dari ideal pada saat itu saja napi sebanyak 3.449 sedangkan pengunjungnya mencapai 3.667 kalau tidak salah," kata Kakanwil Kemenkumham DKI Jakarta Endang Sudirman saat dihubungi, Kamis (14/7).

Sedangkan, menurut Endang, dengan napi dan pengunjung sebanyak itu hanya dijaga oleh 76 orang. Padahal, saat Anwar melarikan diri jumlah pengunjung dan yang dikunjungi mencapai 2.000 orang.

"Sementara yang mengawasi dari depan sampai belakang 76 orang. Mulai dari alat pemindai sampai ke pemeriksa barang. Paling banyak yang ngawasi di lokasi hanya 10 orang," jelas Endang.

Masalah minimnya petugas jaga di rutan dan di lapas menurut Endang adalah masalah klasik. Menambah jumlah petugas jaga saat ini tidak mungkin dilakukan.

"Tidak mungkin kita tambah, dari mana? Paling kita menyampaikan untuk mem-back up dari Polres dan Polsek dan TNI. Tapi mereka ini kan tidak melakukan tenaga teknis hanya pemantauan. Jika Terjadi masalah keamanan baru mereka bergerak. Tapi kalau memeriksa mereka kan tidak," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Anwar adalah napi yang menjalani hukuman seumur hidup, lantaran membunuh dan memperkosa keponakannya sendiri. Anwar kabur setelah bekerja sama dengan istrinya Ade Irma Suryani dengan mengelabuhi petugas memakai jilbab dan gamis.

Tapi kini Anwar pun telah tertangkap kembali. Anwar dicokok di kediaman orangtuanya di Kampung Barengkok, Desa Batok, Kecamatan Tenjo, Bogor, Jawa Barat, sekitar pukul 18.00 WIB, Kamis (14/7). Saat ditangkap, Anwar tak melawan. Dia mengaku memanfaatkan petugas yang lengah, lantaran tak pernah memeriksa pengunjung wanita yang bergamis.  (MTV)

EDITOR: ALDY M