Rabu, 18 Juli 2018 | 03:42:44 WIB

Presiden Jokowi: Hadir di KTT Iklim Penting Bagi Indonesia

Minggu, 29 November 2015 | 13:48 WIB
  • Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla serta sejumlah menterinya, menuju pesawat kepresidenan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (29/11). (ANT/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Presiden Joko Widodo menegaskan Indonesia berkepentingan untuk memastikan semua pihak memiliki pemahaman dan langkah yang sama dalam menghadapi perubahan iklim karena Indonesia berkepentingan dalam memastikan terminimalkannya dampak perubahan iklim.

"Kita memberikan dukungan politik, sama seperti konferensi sebelumnya, kita berikan komitmen," kata Presiden sebelum bertolak keu Paris, Prancis, Minggu (28/11) pagi dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.

Jokowi mengatakan Indonesia memiliki 17.000 pulau dan bila permukaan air laut naik akibat perubahan iklim maka akan berpengaruh pada Indonesia sehingga Indonesia berkepentingan untuk memastikan hal itu diminimalisir.

Selain itu, kata Presiden, dalam KTT Perubahan Iklim yang akan dimulai awal pekan depan, Indonesia akan menyampaikan hal-hal yang sudah dilakukan selama ini dalam menghadapi perubahan iklim.

"Nanti akan kita sampaikan masalah secara konkret apa yang kita kerjakan termasuk restorasi gambut, review ijin lama dan moratorium dengan jangka waktu yang tertentu," tegasnya.

Presiden mengatakan pemerintah bisa saja mencabut ijin pengelolaan hutan bila terbukti menyalahi peruntukan, dan akan mengembalikan fungsi-fungsi wilayah serapan air dan hutan di masa mendatang.

KTT Perubahan Iklim atau Konferensi Tahunan Para Pihak (COP) ke-21 Kerangka Perubahan Iklim PBB (UNFCC) berlangsung di Paris.

COP 21 memiliki arti penting karena salah satunya membicarakan tindak lanjut setelah berakhirnya Protokol Kyoto.

Sementara itu, anggota Tim Komunikasi Presiden Ary Dwipayana dalam keterangan persnya menjelaskan Presiden Joko Widodo akan tiba Bandara Internasional Le Bourget Paris, Prancis, Minggu (28/11) malam pukul 21.00 waktu setempat atau Senin dini hari WIB nanti, kata .

Menggunakan pesawat Kepresidenan, Jokowi bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta pukul 09.45 WIB.

Dia diantarkan ke bandara oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Mufida Kalla, Menko Polhukam Luhut Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan sejumha pejabat lainnya.

Sebelum berangkat, kepada wartawan, Presiden menyatakan adalah penting bagi Indonesia untuk hadir di KTT Iklim dan akan menyampaikan hal-hal nyata yang sudah dilakukan Indonesia dalam komitmennya menangani perubahan iklim.

Presiden dan rombongan tiba kembali di Jakarta Rabu siang pekan depan.

KTT Perubahan Iklim atau Konferensi Tahunan Para Pihak (COP) ke-21 Kerangka Perubahan Iklim PBB (UNFCC) berlangsung di Paris.

COP 21 memiliki arti penting karena salah satunya membicarakan tindak lanjut setelah berakhirnya Protokol Kyoto. (ANT)

Muslih