Senin, 16 Juli 2018 | 15:21:33 WIB

Pangdam Resmi Tutup TMMD 97 Kodim 1508 Tobelo

Jum'at, 21 Oktober 2016 | 00:28 WIB
  • (FOTO: PENDAM PATTIMURA/LINDO)

TOBELO, LINDO - Tentara Nasional Indonesia (TNI) Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-97 yang di adakan di wilayah Kodim 1508/Tobelo tahun 2016 secara resmi ditutup oleh Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo, di Lapangan Leleoto, Kecamatan Tobelo Selatan, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, Rabu (19/10).

Penutupan TMMD Ke-97 itu dihadiri oleh Danrem 152/Babullah Kolonel Infantri Sachono, Kapendam XVI/Pattimura Kolonel Arh Hasyim Lalhakim, Bupati Halut Frans Manery, Dandim 1508/Tobelo Letkol Arh Herwin, Danden Intel, Ketua DPRD Halut, Muspida Halut, Pimpinan SKPD Halut, Muspika Kecamatan Tobelo Selatan.

Dalam sambutannya, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat menyampaikan, bahwa kegiatan TMMD tersebut merupakan program tahunan TNI yang dimulai dari tahun 1980 dengan nama ABRI Masuk Desa (AMD) yang memiliki tujuan mengawali pembangunan dari desa dalam lingkup yang luas yaitu tidak hanya desa-desa yang berada di pinggiran secara geografis tetapi juga secara sosial.

Berbagai kegiatan menjadi target pembangunan baik fisik maupun non-fisik dengan sumber dana yang berasal dari TNI dan Pemerintah Daerah serta melibatkan langsung masyarakat setempat.

Dibidang fisik berupa pembangunan tanggul laut (Talut) sepanjang 225 meter, pembuatan jalan setapak sepanjang 480 meter, pembuatan drainase sepanjang 18 meter, pembuatan kandang ternak dan bantuan ternak kambing sebanyak 30 ekor, pembuatan tempat pembibitan beserta 1.093 pohon dan pembuatan keramba 10x10 meter dengan 1.000 ekor ikan baronang. Sementara sasaran non fisik berupa sosialisasi, ceramah maupun pelatihan dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Setelah pelaksanaan upacara, dilaksanakan berita acara penyerahan hasil kegiatan TMMD dari Dandim 1508/Tobelo kepada Bupati Halut yang disaksikan oleh Pangdam dan dilanjutkan penyerahan secara simbolis hewan ternak dan bibit pohon dari Pangdam kepada Kepala Desa Leleoto dan perwakilan masyarakat.

Selanjutnya, dilakukan peninjauan hasil pembangunan TMMD diantaranya jalan setapak, kandang ternak, tempat pembibitan dan keramba. Masyarakat sangat antusias  menyambut baik kedatangan Pangdam beserta rombongan dengan senantiasa mengiringi langkah Pangdam meninjau hasil TMMD bahkan pada kesempatan yang sama masyarakat menyampaikan rasa terimakasih kepada TNI karena wilayahnya mendapatkan program TMMD serta dalam sebulan terakhir telah banyak pembangunan maupun pelatihan yang didapat oleh masyarakat.

Mereka berjanji akan senantiasa menjaga bahkan meningkatkan apa yang telah dibangun. Sehingga kedepan Desa Leleoto akan mendapatkan kembali program serupa.

Selanjutnya, Pangdam beserta rombongan melaksanakan peninjauan cetak sawah bertempat di empat desa yaitu Desa Sangaji Jaya, Desa Makarti, Desa Tolabil dan Desa Torawat, yang ada di Kecamatan Kao Barat dengan luas lahan tujuh hektar dari total 327 hektar untuk wilayah Kabupaten Halut.

Sebelumnya pangdam juga meninjau lokasi cetak sawah yang berada di Kabupaten Pulau Morotai seluas 297 hektar, dari total luas lahan untuk Kabupaten Pulau Morotai seluas 651 hektar.

Sementara kedua wilayah tersebut menjadi tanggung jawab Kodim 1508/Tobelo dengan SID total untuk dua Kabupaten tersebut seluas 978 hektar. Sementara itu, untuk Korem 152/Babullah program cetak sawah pada tahun anggaran 2016 seluas 1.500 hektar yang tersebar di seluruh Kabupaten-Kota di Provinsi Maluku Utara.

Secara terpisah Kapenrem 152/Babullah menyampaikan, kegiatan TMMD 97 di Kodim 1508/Tobelo sudah berjalan selama satu bulan dan mampu menyelesaikan seluruh target pembangunan fisik maupun non fisik.

Hal itu berjalan karena ada dukungan penuh dari Pemda Halut maupun masyarakat setempat yang antusias bahu membahu membangun berbagai infrastruktur di daerah itu.

Tujuan TMMD tersebut yaitu mengakselerasi pembangunan daerah tertinggal sehingga setara dengan daerah lain serta untuk merealisasikan target Indonesia Swasembada Pangan 2017 sesuai yang telah dicanangkan oleh Presiden Jokowi.

Menurut Kapenrem, hal ini sesuai dengan Tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yaitu membantu pemerintah pusat maupun daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu program cetak sawah yang merupakan bagian dari Program Swasembada Pangan. (AAM/PENREM 152 BABULLAH)

EDITOR : AHMAD DAILANGI