Rabu, 18 Juli 2018 | 13:33:24 WIB

Belasan Pelacur Asal Maroko Diciduk Petugas Gabungan Dari Diskotek Jakarta

Jum'at, 21 Oktober 2016 | 13:23 WIB
  • Belasan pelacur asal Maroko yang terjaring razia di satu diskotek di Jakarta, Jumat (21/10). (FOTO: POSKOTA/LINDO)

JAKARTA, LINDO – Belasan Warga Negara Maroko jadi pelacur diciduk petugas Imigrasi Kelas 1 Bersama petugas Dandim 0501 Jakata Pusat di satu diskotek di Jalan Asia Afrika, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (21/10) dinihari.

“Ada 17 orang wanita yang terjaring dari diskotek, dan petugas gabungan juga menyita kondom, pil dan narkoba jenis pil, dan kini ke 17 orang asing diamankan ke kantor Imigrasi‎,” tegas Kepala Imigrasi Kelas 1 Jakarta Pusat, Tato Juliadin Hidayawan.

Operasi yang dilakukan sekitar pukul 01:00 hingga pukul 03:00 wib, dengan melibatkan 27 personil gabungan Imigrasi dan TNI dari Kodim 0501 pimpinan Dandim Kolonel Inf TNI Zamroni.

Petugas dengan memasuki ruang diskotek berhasil mengamankan 17 orang wanita asing yang dijadikan PSK (pekerja seks komersil). Terbongkarnya jaringan itu berkat melalui penyamaran anggota yang memboking satu PSK selama shoot time Rp5 juta,” kata Tato.

Setelah terbukti, petugas yang menyamar itu segera melapor hingga dilakukan penggerebekan ke diskotek tersebut. Petugas Dandim dengan sigap segera melakukan penangkapan terhadap ke 17 wanita asing rata-rata berusia 20 hingga 29 tahunan.

Kini ke 17 wanita tersebut diamankan bersama barang bukti, sedang mucikari yang sudah diketahui identitasnya masih dalam pengejaran petugas.

“Mereka ini sudah satu bulan berada di Jakarta dan belum melapor ke imigrasi, jika terbukti mereka akan dikenakan pasal 119 dan Pasal 112 UU Keimigrasian dengan ancaman pidana 9 tahun,” tegas Kepala Imigrasi Kelas 1 Jakarta Pusat, Tato Juliadin Hidayawan. (POSKOTANEWS)

EDITOR : ALDY MADJIT