Rabu, 21 November 2018 | 05:13:36 WIB

Menhub: KNKT akan Klarifikasi Manifes Penumpang KM Zahro Express

Senin, 2 Januari 2017 | 15:35 WIB
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) memberikan keterangan pers di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Senin (2/1). (FOTO: ANT/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Komite Nasional Keselamatan Transportasi akan mengklarifikasi manifes penumpang KM Zahro Express.

"Itu (manifes penumpang) nanti KNKT akan melakukan klarifikasi mengenai itu," Kata Menhub di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Senin (2/1).

Selama ini, menurut dia, angka-angka penumpang yang beredar hanya didapat dari kabar-kabar. Untuk itu ia meminta semua pihak menunggu investasi KNKT untuk menemukan angka yang benar.

"KNKT akan mendapatkan angka yang sebenarnya dari manifes maupun yang ada di kapal itu," ujar dia.

Sebelumnya, Pelaksana tugas Kepala Kantor SAR Jakarta Hendra Sudirman mengatakan pencarian korban dari kapal Zahro Express yang terbakar dalam perjalanan ke Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Jakarta, masih diteruskan karena manifes penumpang kapal tersebut belum diketahui.

"Awalnya bilang 100 penumpang, lalu berubah jadi 240 dan 16 hilang, tapi ternyata yang dikeluarkan barusan 20 kantong jenazah. Jadi manifes-nya masih belum diketahui," kata Hendra.

Pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan Basarnas, PMI, dan kepolisian.

Dalam kesempatan itu, Menteri Budi Karya Sumadi juga membesuk korban kecelakaan KM Zahro Express di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Senin (2/1).

"Untuk RSPAD sendiri yang sedang dirawat ada tiga anak-anak dan satu ibu-ibu. Alhamdulillah mereka sudah sadar dan dalam masa penyembuhan," katanya.

Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga 23 orang yang meninggal dunia dalam kecelakaan KM Zahro Express kemarin.

Kementerian Perhubungan, menurut dia, akan bekerja sama dengan instansi terkait dalam membantu penanganan korban terbakarnya kapal wisata tersebut.

"Alhamdulillah mendapat kepastian, Jasa Raharja akan memberikan santunan kepada yang meninggal dan luka-luka," katanya.

Ia menjelaskan pula bahwa tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedang menyelidiki terbakarnya kapal wisata yang mengangkut 238 orang itu.

"Mengenai evaluasi kapal tersebut nanti akan disampaikan oleh KNKT dan prosedur yang berlaku," kata Menhub.

KM Zahro Express yang menuju Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, terbakar sekitar satu mil setelah meninggalkan Pelabuhan Muara Angke Jakarta Utara pada Minggu pukul 08.30 WIB.  (ANT)

AHMAD DAILANGI