Kamis, 24 Mei 2018 | 22:53:03 WIB

Pelindo IV resmikan pelayaran internasional Makassar-Hong Kong

Sabtu, 5 Desember 2015 | 19:27 WIB
  • Suasana bongkar muat peti kemas di Pelabuhan PT Pelindo IV Pantoloan, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (1/11). (ANT/LINDO)

MAKASSAR, LINDO - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV secara resmi membuka jalur pelayaran langsung Internasional dari Makassar ke Hong Kong dan Makassar ke Dilli, Timor Leste.

"Direct Call Makassar-Hongkong dan Makassar-Dili resmi kita lakukan hari ini. Sebenarnya, jika kita belajar sejarah, Pelabuhan Makassar ini sudah pernah menjadi pusat perniagaan di abad ke-16 dan ini adalah masanya untuk kembali berjaya," ujar Direktur Utama Pelindo IV Doso Agung di Makassar, Sabtu (5/12).

Dia mengatakan, Direct Call yang dicanangkan hari ini adalah pelayaran peti kemas internasional perdana dan langsung ke negara tujuan tanpa harus singgah dulu di pelabuhan lainnya di Indonesia.

Pada tahap pertama ini mulai menyasar mancanegara seperti Hongkong dan Dili Timor Leste. PT Pelindo menggandeng perusahaan Peti Kemas Hongkong, SITC Countainers Lines Co.Ltd.

Doso menyebutkan, program pelayaran internasional ini merupakan terobosan baru untuk meningkatkan nilai ekspor Sulawesi Selatan dan juga interkonektivitas di Indonesia Timur.

"Kami yakin dengan program ini bisa meningkatkan pendapatan sekitar 10 hingga 15 persen tahun depannya," katanya.

Dijelaskannya, Direct Call ini mengunakan sistem pembukaan jalur pengiriman logistik di Pelabuhan Petikemas Makassar (TPM) guna memangkas biaya pengiriman baik domestik maupun luar negeri.

"Direct Call diharapkan akan menjadi solusi pemangkasan biaya pengiriman logistik yang cukup mahal selama ini termasuk menghilangkan double handling atau ditangani berganda," sebutnya.

Dalam pelayaran perdana internasional ini, pihaknya telah melakukan penandatangan Nota Kesepahaman antara Terminal Petikemas Makassar dengan Pelayaran Internasional di bawah naungan SITC Countainer Lines Co.Ltd sebagai bagian dari solusi mengefesiensi anggaran.

"Selama ini pengiriman biayanya cukup mahal karena harus melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Tanjung Priok di Jakarta selanjutnya diekspor ke negara asia termasuk Hong Kong hingga Manila," bebernya.

Menurut dia, sebagai upaya PT Pelindo IV Makassar, pelayaran ini bersifat perdana dan akan rutin dilakukan sekali sepekan dengan jalur Pelabuhan Makassar-Jakarta-Bututu-Manila- Batangas,Hongkong- Shekou-Manila-Manila serta Cebu.

Kendati selama ini biaya pengiriman logistik cukup besar, pihaknya berusaha melakukan penghematan, sehingga dengan Direct Call ini diharapkan akan barang ekspor menjadi lebih bersaing. (ANT)

ARMAN R