Kamis, 13 Agustus 2020 | 18:56:22 WIB

Bulog Harus Serap 1,2 Juta Ton Beras Petani di Masa Panen

Rabu, 4 April 2018 | 01:27 WIB
Bulog Harus Serap 1,2 Juta Ton Beras Petani di Masa Panen

Pekerja melakukan bongkar muat karung berisi beras untuk rakyat miskin (Raskin) untuk didistribusikan. (FOTO: JURNALASIA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) diberi kewenangan untuk menyerap gabah/beras petani pada masa panen kali ini. Penerapan dilakukan untuk menjaga pasokan cadangan beras di gudang Bulog.

Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan dalam penugasan pemerintah, Bulog diharuskan menyerap hasil panen petani selain juga melakukan pengadaan melalui impor 500 ribu ton.

"Bulog harus bisa membeli gabah atau beras yang setara dengan 1,2 juta ton sampai dengan Juni-Juli," kata Darmin di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/4).

Darmin mengatakan panen raya kali ini akan mundur menjadi April berlanjut ke Mei sehingga diperkirakan surplusnya agak besar.

"Kan saat panen biasanya beras dijual tidak semuanya pada Mei, tapi Juni," ujar dia.

Sementara itu dihubungi secara terpisah, Sekretaris Perusahaan Bulog Siti Kuwati mengatakan stok untuk beras dalam negeri saat ini sebanyak 325.515 ton yang mana 111.554 ton merupakan hasil penyerapan Bulog melalui panen petani saat ini. (MTVN)

Berita Terkait