Selasa, 22 September 2020 | 01:39:05 WIB

Operasi SAR Di Dompu Dan Rempek Belum Membuahkan Hasil

Senin, 13 Agustus 2018 | 12:10 WIB
Operasi SAR Di Dompu Dan Rempek Belum Membuahkan Hasil

(FOTO : HUMASBASARNAS/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Operasi Search and Rescue (SAR) yang diselenggarakan H+7, pada Minggu (12/8) di Dusun Dompu, Kecamatan Kayangan dan Dusun Busur Timur Desa Rempek Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) belum membuahkan hasil. 

 

Di Dompu, tim SAR gabungan berjumlah 89 personil. Sedangkan di Busur Timur jumlahnya 65 personil. Proses pencarian juga dibantu warga sekitar. Operasi dihentikan pukul 17.00 Wita redupnya cakrawala di ufuk barat. 

 

Tim SAR pun kembali ke Posko Lapangan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara untuk mengevaluasi hasil operasi secara keseluruhan sekaligus membuat rencana operasi untuk berikut. 

 

"Evaluasi menyeluruh kita lakukan usai operasi, mulai dari hasil, kelengkapan peralatan SAR (Palsar), kelengkapan personil, selanjutnya menganalisis persoalan-persoalan di lapangan untuk dicarikan solusinya," kata SAR Mission Coordinator (SMC), I Nyoman Sidakarya. 

 

Operasi lanjutnya, masih akan dilanjutkan esok hari. Lokasinya masih tetap sama, Dusun Dompu dan Dusun Rempek. 

 

Seperti diberitakan sebelumnya, tim SAR dengan kekuatan 155 personil dari Basarnas, TNI-Polri, dan potensi SAR lainnya diberangkatkan dari Posko Basarnas, di Lapangan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. 

 

Sebanyak 89 personil menuju Dompo Indah, sementara 65 personil ke Rempek. Dalam operasi ini, peralatan SAR (Palsar) yang dikerahkan, meliputi combi tools, K12, chain saw, search cam, senter polarion, hidrolic pump, rescue cutting, karmantel, Alat Proteksi Diri (APD), slink, genset dan alkon serta anjing pelacak. Tim juga membawa peralatan konvensional, seperti cangkul, sekop, dan palu. (ARMAN R)

Berita Terkait