Minggu, 05 Juli 2020 | 11:15:15 WIB

Kemhan Gelar Rapim 2019 Terakhir Di Periode Pemerintahan Jokowi - JK

Selasa, 15 Januari 2019 | 21:39 WIB
Kemhan Gelar Rapim 2019 Terakhir Di Periode Pemerintahan Jokowi - JK

(FOTO : PUSKOMPUBLIKKEMHAN/LINDO)

JAKARTA, LINDO – Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengadakan Rapat Pimpinan (Rapim) Kemhan tahun 2019, yang menjadi moment yang penting, karena merupakan Rapim terakhir pada periode pemerintahan Jokowi - JK.

Untuk itu Kemhan harus menunjukkan hasil kinerja selama empat tahun terakhir, dan bagaimana proyeksi di tahun 2019. Hal ini untuk memastikan semua kebijakan yang telah dicanangkan dapat terlaksana dengan baik.

“Mengingat Rapim Kemhan merupakan kegiatan strategis dalam mengevaluasi pelaksanaan program kerja 2018 dan menelaah prospek keberhasilan progam kerja 2019,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja saat membuka Rapim Kemhan tahun 2019 hari pertama, Selasa (15/1), di Kantor Kemhan, yang dihadiri Kasum TNI, Asrena Kasad, Asrena Kasau, Asrena Kasal dan pejabat di lingkungan Kemhan/TNI.

Kebijakan Umum Pertahanan Negara (Jakumhanneg) dengan lima tujuan strategis yang disusun dalam Kebijakan Umum Pertahanan Negara 2015-2019 lanjutnya, menjadi panduan bagi Kemhan/TNI dalam merencanakan dan melaksanakan program kerja.

Sekjen berharap, setiap Satuan Kerja (Satker) selalu merujuk ke Jakumhanneg, untuk memastikan bahwa tugas fungsinya telah dilaksanakan dalam upaya mencapai tujuan strategis.

Menurutnya, terorisme dan radikalisme masih menjadi ancaman konstan yang menuntut kewaspadaan. Belum lagi tahun politik yang dipenuhi berita hoax yang sangat potensial memecah belah bangsa dan meruntuhkan kebhinekaan Indonesia. Semua itu mengharuskan Kemhan terus mengkaji kebijakan pertahanan negara dengan terus mencari terobosan baru yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pertahanan negara.

Rapim Kemhan kali ini dilaksanakan selama dua hari yaitu 15-16 Januari. Pada hari pertama, Selasa (15/1), dilaksanakan paparan dan pembahasan terhadap capaian-capaian dari setiap Satker UO Kemhan dan kegiatan bersifat internal Kemhan.

Pada Rapim hari pertama ini, walaupun lebih bersifat internal tetapi tetap memiliki keterkaitan dengan instansi lainnya di luar Kemhan terutama dengan Mabes Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Mabes Angkatan.

“Dari rangkaian paparan seluruh Satker UO Kemhan, diharapkan dapat ditarik benang merah dan melakukan refleksi sejauh mana tujuan strategis kemhan telah tercapai. Untuk pijakan dalam melaksanakan program kerja di tahun 2019 sebagai tahun terakhir pemerintahan ini dan tahun terakhir RPJMN 2015 – 2019. Selain itu juga Rapim ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada publik tentang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kemhan,” jelasnya.  (ARMAN R)

Berita Terkait