Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:22:38 WIB

Dewan Pertimbangan Gelar Konvensi Tentukan 10 Voters ALB Pada Musprov Kadin DKI Jakarta

Selasa, 23 April 2019 | 18:22 WIB
Dewan Pertimbangan Gelar Konvensi Tentukan 10 Voters ALB Pada Musprov Kadin DKI Jakarta

(FOTO : SENTANA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta menggelar Konvensi untuk menentukan 10 Anggota Luar Biasa (ALB) sebagai Voters dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin DKI Jakarta tersebut, di Kuningan, Jakarta, Selasa (23/4).

Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DKI, Dr. Dhaniswara K. Harjono, SH.MH mengatakan, sesuai ketentuan Anggaran Rumah Tangga (ART), maka menjelang Musprov, Dewan Pertimbangan memiliki kewajiban untuk memfasilitasi konvensi antara anggota luar biasa untuk memilih siapa yang berhak menjadi peserta Musprov. 

Menurutnya, para peserta yang hadir dalam Konvensi tersebut berasal dari 20 asosiasi anggota luar biasa. "Setelah diverifikasi, konvensi menetapkan 10 dari 20 peserta yang hadir yang akan memiliki suara (voters) pada Musprov nanti. Sedangkan 10 peserta lainnya akan hadir sebagai peninjau," terang Dhaniswara kepada wartawan disela konvensi.

Disinggung tentang berapa orang yang sudah mendaftar untuk maju sebagai Calon Ketua Umum (Caketum) Kadin DKI Jakarta, ia mengungkapkan, hingga hari ini sudah ada empat orang yang mendaftar. "Sampai saat ini sudah ada empat orang yang mendaftar, dan saya dapat informasi dari panitia hari ini merupakan hari terakhir pendaftaran," ungkap Dhaniswara.

Sebelumnya, salah satu Caketum Kadin DKI Jakarta, Hj.Diana Dewi, SE optimis akan menjadikan era industri 4.0 sebagai peluang sekaligus tantangan membangun Kadin DKI yang lebih kuat dan bermartabat, jika dipercaya untuk mengemban amanah tersebut.

"Sebagai pelaku bisnis yang juga bagian dari Kadin DKI Jakarta, saya justru melihat tantangan tersebut sebagai peluang untuk membangun organinasasi yang lebih kuat dan bermartabat," ujar Diana.

Menurutnya, kecepatan, ketepatan dan transparansi data menjadi hal yang sangat dibutuhkan. Dengan demikian pelaku bisnis juga harus siap menuju era industri 4.0 sebagai peluang dan tantangan baru bagi setiap pelaku usaha. 

"Nantinya Kadin DKI harus bersiap dan memberikan manfaat yang besar untuk membantu anggotanya agar dapat memiliki daya saing yang tinggi," kata wanita yang menjabat sebagai salah satu Wakil Ketua Umum Kadin DKI ini.

Dengan visi menjadikan Kadin DKI sebagai mitra utama pemerintah daerah dalam pembuatan dan implementasi, serta sebagai tolak ukur atas barometer utama kesiapan dunia usaha dalam menyongsong dunia industri 4.0, maka ia berharap implementasi antara dunia usaha dengan pemerintah harus sejalan. (ARMAN R)

Berita Terkait