Senin, 21 September 2020 | 19:41:55 WIB

Perwira Mahasiswa Dikreg Seskoal Angkatan Ke-57 Terima Kuliah Dosen University Of Wollongong Australia

Senin, 6 Mei 2019 | 20:06 WIB
Perwira Mahasiswa Dikreg Seskoal Angkatan Ke-57 Terima Kuliah Dosen University Of Wollongong Australia

(FOTO : BAGPENSESKOAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Sebanyak 150 Perwira Mahasiswa Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan ke-57, Tahun Anggaran (TA) 2019 yang terdiri dari 138 Pamen TNI AL, 2 Pamen TNI AD dan 2 Pamen TNI AU serta 8 Pamen Negara Sahabat yaitu Australia, Malaysia, Singapura, India, Pakistan, Korea Selatan, Jepang dan Thailand, menerima mata kuliah Studi Strategi Kemaritiman/Maritime Strategic Studies Period (MSSP) dari University of Wollongong Australia, di Kelas A Gedung R.E. Marthadinata, Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (6/5).

Kedatangan Prof. Robin Warner diterima dengan hangat oleh Komandan Seskoal Laksda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., yang diwakili Wakil Komandan (Wadan) Seskoal Laksma TNI Tatit Eko W, S.E., M.Tr(Han) didampingi para Pejabat Utama Seskoal, di Lobby Gedung R.E. Marthadinata Seskoal.

Perkuliahan yang dilaksanakan selama dua minggu kedepan, mulai 6 Mei sampai dengan 16 Mei 2019 ini, akan disampaikan oleh Profesor atau Guru Besar dan dosen University of Wollongong Australia, yaitu Prof. Robin Warner, Dr. Chris Rahman dan Capt. Sean Andrews RAN.

Pada sambutannya, Wadan Seskoal Laksma TNI Tatit Eko W menyampaikan ucapan selamat datang dan terimakasih atas kehadiran Prof. Robin Warner yang akan memberikan kuliah kepada para Perwira Mahasiswa Dikreg Seskoal ini.

“Sejak tahun 1999, Seskoal telah bekerjasama dengan University of Wollongong Australia, mengadakan kuliah kepada Perwira Mahasiswa Dikreg Seskoal dengan program studi Strategi Maritim atau Maritime Strategic Studies Period (MSSP). Mata kuliah yang diterima para Perwira Mahasiswa ini sangat penting, karena sesuai dengan keadaan saat ini yang berorientasi pada kemaritiman dan juga guna menghadapi tantangan yang berkaitan dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL),” terang Laksma TNI Tatit Eko W.

Menurutnya, kegiatan ini juga akan menambah erat hubungan diplomasi antara TNI AL dan Roval Australia Navy (RAN). Selain hubungan pertahanan antara Indonesia dan Australia yang telah terjalin dalam IKAHAN. Pada 2019 ini adalah tahun ke delapan sebagai kerjasama dengan IKAHAN akan mengirimkan empat mahasiswa terpilih untuk bergabung dengan studi tour Colin East Award (CEA) 2019 mengunjungi tempat-tempat militer seperti pemerintahan di Australia selama satu minggu.

Perkuliahan yang diisi dengan paparan dan diskusi kelompok, diawali dengan materi Introduction to International Law, Background to the law of the Sea Convention, dilanjutkan Maritime Zones of Jurisdiction Under Sovereignty, Straits Used for International Navigation, Maritime Zones Of Jurisdiction Under Sovereignty Rights, People Smuggling and the Law of the Sea, Law of Armed Conflict at Sea dan Military Operations and the Law of the Sea. Perkuliahan ini merupakan salah satu bagian mata kuliah dibawah Departemen Strategi (Depstra) dibawah pimpinan Kadepstra Seskoal Kolonel Laut (P) Hariyo Poernomo, M.M. (ARMAN R)

Berita Terkait