Kamis, 04 Juni 2020 | 05:01:58 WIB

Kemenristek Dikti Sosialisasi Permenristekdikti Nomor 59 Tahun 2018, PIN Dan SIVIL Di Kampus STTAL

Selasa, 7 Mei 2019 | 13:58 WIB
Kemenristek Dikti Sosialisasi Permenristekdikti Nomor 59 Tahun 2018, PIN Dan SIVIL Di Kampus STTAL

(FOTO : PENSTTAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Tim Rombongan Sosialisasi dari Kemenristek Dikti bidang Pendidikan Vokasi dan Profesi Ditjen Belmawa, memberikan materi berupa Sosialisasi Permenristekdikti Nomor 59 Tahun 2018 dan Penomoran Ijazah Nasional (PIN) serta Sistim Verifikasi Ijazah secara Elektronik (SIVIL), kepada kepada para dosen dan staff Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL), di Auditorium Gedung Pulau Nipah, Kampus STTAL, Jalan Bumimoro-Morokrembangan, Surabaya, Jawa Timur, Selasa, (7/5).

Kedatangam Tim Rombongan Sosialisasi dari Kemenristek Dikti bidang Pendidikan Vokasi dan Profesi Ditjen Belmawa diterima Seklem STTAL Kolonel Laut (P) R. Bambang Ispri B.,  S.T., M.Si mewakili Komandan STTAL.

Dalam sambutannya,  Seklem STTAL menyampaikan, atas nama Keluarga Besar Civitas Akademika STTAL mengucapkan selamat datang di Kampus STTAL Bumimoro Surabaya dan menyampaikan terima kasih serta penghargaan yang tinggi atas kehadiran Tim Kemenristekdikti, dalam rangka memberikan materi berupa Sosialisasi Permenristekdikti Nomor 59 Tahun 2018 dan Penomoran Ijazah Nasional (PIN) serta Sistim Verifikasi Ijazah secara Elektronik (SIVIL)

“Kepada para dosen dan staff STTAL, semoga sosialisasi ini dapat membantu kami dalam mengetahui, menganalisa, merancang dan membuat keputusan terkait dengan penulisan dan penerbitan Ijazah, sertifikat dan gelar akademik yang sesuai dengan peraturan yang berlaku dan terpadu yang akan di sosialisasikan,” harap Kolonel Laut (P) R. Bambang Ispri B.

Menurutnya, ijazah dan gelar akademik itu penting dan tak terbantahkan sebagai pembuktian administrasi dan proses formal dalam menempuh pendidikan di lembaga perguruan tinggi. Banyak kepentingan berkait dengan keberadaan ijazah dan gelar akademik dalam tatanan kehidupan kita, di antaranya melamar pekerjaan, kenaikan pangkat, mengisi jabatan tertentu dan kepentingan-kepentingan lainnya.

“Perlu adanya pengaturan yang konkrit, terpantau dan terpadu berkait ijazah dan gelar akademik secara nasional, dan pengaturan penerbitan tentang sertifikat yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi, bahwa sertifikat terpisah dalam dua jenis yakni sertifikat kompetensi dan sertifikat profesi yang perlu kita ketahui dan kita pahami selaku pengelola perguruan tinggi,” terang Seklem STTAL.

Melalui sosialisasi ini tambahnya, benar-benar dimanfaatkan semaksimal mungkin, efektif, efisien untuk kebaikan dan ketertiban administrasi STTAL, sebagai upaya melaksanakan dan menerapkan Permenristekdikti Nomor 59 Tahun 2018, karena dengan di berlakukannya Permenristekdikti Nomor 59 Tahun 2018 sesuai Pasal 25, maka Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81 Tahun 2014 Tentang Ijazah, sertifikat kompetensi dan sertifikat profesi pendidikan tinggi serta peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 63 Tahun 2016 tentang gelar dan tata cara penulisan gelar di perguruan tinggi, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku sehingga perlu beberapa penyesuaian. Hadir pada kegiatan sosialisasi, para Direktur, Kaprodi serta pendukung staf STTAL. (ARMAN R)

Berita Terkait