Minggu, 17 Januari 2021 | 07:49:54 WIB

Tanah Datar Siapkan Sapi Kurban Untuk Jokowi

Jum'at, 9 Agustus 2019 | 18:43 WIB
Tanah Datar Siapkan Sapi Kurban Untuk Jokowi

Sapi kurban. (FOTO: ANTARA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat kembali menyiapkan satu ekor sapi untuk kurban Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Hari Raya Iduladha 1440 H. Seekor sapi jenis simental dipersiapkan untuk kepala negara.
 
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Tanah Datar Varia Warvis mengatakan sapi tersebut merupakan milik petani sapi yang sama pada tahun sebelumnya. Pemilik itu atas nama Almuhadis dari Nagari Padang Laweh Kecamatan Sungai Tarab. Sapi itu diusulkan ke Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Barat dan telah mengikuti kontes ternak 'Livestock Expo' 2019 yang digelar di Kota Padang.
 
"Sapi tersebut berusia sekitar tiga tahun dengan berat badan 1,025 ton dan menjadi salah satu kandidat yang diusulkan menjadi sapi kurban milik Presiden Joko Widodo tahun ini di Sumatera Barat," kata Varia di Kota Batusangkar, Sumatera Barat dilansir Antara, Senin, 15 Juli 2019.

Tidak hanya Tanah Datar, lanjut Varia, daerah lain di Sumatera Barat saat itu juga mengirimkan ternak mereka pada kontes ternak tersebut. Namun, dari seluruh sapi yang disiapkan itu akan dipilih menjadi satu ekor.
 
"Keputusan sapi siapa dan dari daerah mana ada tim khusus yang turun ke lapangan layak atau tidak layaknya sapi itu jadi kurban Presiden," ujar Varia.
 
Varia mengatakan kontes sapi ternak yang diadakan setiap tahun memberikan dampak positif kepada peternak sapi. Petani semakin termotivasi dalam perawatan ternak sehingga menguntungkan bagi mereka.
 
Pada Iduladha 1439 H atau 2018 lalu, sapi yang menjadi pemenang kurban Presiden dihargai senilai Rp75 juta dengan berat badan sekitar 1 ton 80 kilo. Ia juga mengimbau pada hari raya kurban 2019 penyelenggara kurban agar memperhatikan jenis kelamin kurban yang akan disembelih. Hal itu dilakukan guna melindungi ternak betina yangproduktif, baik kerbau, sapi maupun kambing.

MEDCOM

Berita Terkait