Jumat, 05 Juni 2020 | 20:17:15 WIB

KPW IV Malut Bantah Pernyataan Camat Weda Selatan

Rabu, 21 Agustus 2019 | 23:45 WIB
KPW IV Malut Bantah Pernyataan Camat Weda Selatan

Tenaga Ahli Madya Penanganan Pengaduan dan Masalah KPW IV Malut MS Nijar. (FOTO: ALDY/LINDO)

TERNATE, LINDO - Konsultan Pendamping Wilayah IV Provinsi Maluku Utara membantah keras pernyataan Camat Weda Selatan yang menuding 4 orang Pendamping Desa telah memeras Kepala Desa pada saat melakukan tugas pendampingan pembuatan dokumen desain Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Tudingan Camat Weda Selatan Hairun Amir sebagaimana dilansir oleh salah satu media online pada beberapa waktu lalu dinilai tidak mendasar dan sekedar mencari sensasi belaka.

Setelah muncul pemberitaan terkait masalah ini, Konsultan Pendamping Wilayah IV Malut telah melakukan koordinasi dan memerintahkan Tim TA Kabupaten Halmahera Tengah untuk segera melakukan investigasi secara langsung dilapangan.

"Sejak munculnya pemberitaan di media online Selasa (20/8/2019), maka pada hari itu juga saya selaku Tenaga Ahli Madya Penanganan Pengaduan dan Masalah KPW IV Malut langsung melakukan koordinasi dan telah memerintahkan Tim TA Kabupaten Halmahera Tengah untuk segera melakukan penanganan melalui serangkaian kegiatan investigasi pada 8 desa di Kecamatan Weda Selatan," kata Tenaga Ahli Madya Penanganan Pengaduan dan Masalah KPW IV Malut MS Nijar.

Dari laporan hasil investigasi Tim TA Kabupaten Halmahera Tengah, Rabu (21/8/2019), menyimpulkan bahwa tudingan Camat Weda Selatan Hairun Amir tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta dilapangan. Pasalnya, pernyataan Camat tersebut bertentangan dengan pengakuan 8 Kepala Desa se-Kecamatan Weda Selatan.

"Pihak kami telah berkoordinasi langsung dengan 8 Kepala Desa se-Kecamatan Weda Selatan namun semua Kades memberikan pengakuan yang sama bahwa tudingan Camat tersebut tidak benar dan terkesan mengumbar fitnah, justru para Kades memuji kinerja Pendamping Desa saat melaksanakan tugas-tugas pendampingan di desa mereka, hal ini dapat dilihat dari pernyataan tertulis para Kades," tandas Nijar.

Meskipun Pendamping Desa telah dituding dan di fitnah oleh Camat Weda Selatan secara terbuka melalui media, namun pihak KPW IV Provinsi Malut masih mempertimbangkan untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum.

"Kami tentunya akan mempertimbangkan secara matang sebelum membawa persoalan ini ke jalur hukum, sebab kami tidak menghendaki permasalahan kecil seperti ini, kemudian dapat mengganggu pelaksanaan program dan proses pembangunan di desa. Kami berharap Camat Weda Selatan memiliki itikat baik untuk segera melakukan klarifikasi ke publik terkait pernyataannya yang tidak benar tersebut dan meminta maaf secara kelembagaan kepada kami," ujarnya.

ALDY M

Berita Terkait