Rabu, 19 Februari 2020 | 08:58:42 WIB

Pembakar Bendera Merah Putih di Manokwari Ditangkap

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 17:24 WIB
Pembakar Bendera Merah Putih di Manokwari Ditangkap

Polda Papua Barat tangkap tersangka pembakar Bendera Merah Putih. (FOTO: KOMPAS/LINDO)

PAPUA BARAT, LINDO - Kepolisian Daerah Papua Barat menangkap dan menahan tiga pelaku penjarahan anjungan tunai mandiri (ATM) serta pembakaran bendera Merah Putih saat terjadi kericuhan di Manokwari.
 
Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak mengatakan tiga orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka berinisial MA dan DA sebagai pelaku penjarahan, sementara satu tersangka berinisial MI merupakan pelaku pembakaran bendera.
 
"Hari ini kami sudah mengamankan tiga orang pelaku, dua orang adalah tersangka penjarahan ATM yang berada di depan kantor Majelis Rakyat Papua (MRP). Ada ATM yang dirusak diambil isinya lalu dibakar," kata Herry Rudolf, di Manokwari, Jumat, 23 Agustus 2019.

Polda Papua Barat disebutnya terus menginvestigasi sesuai perintah Presiden Joko Widodo, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk menangkap pelaku tindak pidana lainnya saat terjadi kericuhan.
 
"Tidak mungkin ada pembakaran kantor MRP yang kami biarkan begitu saja. Unjuk rasa beda dengan membakar," ucap Herry.
 
Kapolda menegaskan tersangka yang ditangkap merupakan pelaku tindak pidana, bukan pelaku unjuk rasa. Pelaku tindak pidana disebutnya memanfaatkan situasi saat terjadi kekacauan sehingga harus dibedakan dengan pelaku unjuk rasa yang menyampaikan pendapat di muka umum.
 
Sementara untuk kerugian atas kericuhan yang terjadi di Papua Barat, Herry mengaku memerlukan waktu untuk melakukan penggolongan kerugian karena tingkat kerusakannya berbeda-beda.
 
"Saya sudah ada data, tetapi saya minta waktu untuk digolongkan sesuai kerusakan," ujarnya.

MEDCOM

Berita Terkait