Selasa, 10 Desember 2019 | 11:36:37 WIB

36 Terduga Teroris Ditangkap Polisi

Kamis, 17 Oktober 2019 | 06:01 WIB
36 Terduga Teroris Ditangkap Polisi

Kepala Divisi Humas Polri Irjen M Iqbal menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Sebanyak 36 terduga teroris diamankan Polri. Penangkapan mereka berdasarkan hasil pendalaman, Abu Rara pelaku penusukan Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto.
 
Kepala Divisi Humas Polri Irjen M Iqbal mengatakan ke-36 terduga teroris itu diamankan di beberapa wilayah yakni Manado, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Pandeglang, Cirebon, hingga ke Poso. Pengakapan diperkuat dengan ditemukannya barang bukti terkait aksi terorisme.
 
"Kita ingin mengetahui apakah ini jaringan teroris atau ada yang mensetting.
Alhamdulillah kita dapat melakukan penangkapan terhadap beberapa tersangka, kita dapati barang bukti untuk merakit bom. Nanti kalau sudah lengkap akan kita ekspos," kata Iqbal di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu, 16 Oktober 2019.

Menurut Iqbal, terduga teroris berkomunikasi melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp. Seputar rencana dalam melakukan aksi teroriseme hingga persoalan ideologi dibahas dalam apalikasi tersebut.
 
"Sudah berbait di sana, baiat online, dan karena mereka melakukan interaksi, belajar, merakit bom melalui online, otomotatis borderless atau tanpa batas.
Karena itu mereka berpencar dimana-mana," ujarnya.
 
Penangkapan ini dipastikan tidak berkaitan dengan upaya penggagalan pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober nanti. Mereka mengincar tempat ibadah dan kantor kepolisian.
 
"Jadi, sampai saat ini belum ada statement kelompok ini akan aksi menggagalkan pelantikan presiden," tuturnya.
 
Terduga teroris yang diamankan yakni dari Pandeglang, Syahrial Alamsyah alias Abu Rara, Fitri Andriana, dan Ratu Ayu. Dari Bali, Ahmad Taufikurahman dan Zaki Ali Ibrahim serta Manado, Samsudin alias Jack Sparrow.
 
Selanjutnya dari Cengkareng, Jakarta Barat, Taufik Hidayat dan Defi Rusdi. Terduga teroris dari Bandung, Wahyu Budi Nugraha, Nurdin, Adi Alisapari, Muhammad Ali Nurdin, Dendi Permana dan Rizal Faturohman serta Jambi Rohis. Dari Cirebon yakni Yusuf Firdaus, Beni Asri, Rizal Fajri, dan Susanto.
 
Berikutnya dari Lampung, Noval, Aul Putra, Tri Haryoni, Yunus, M Riki, dan Ubaidilah. Dari Poso hanya satu orang bernama Awaludin. Terduga teroris Jawa Tengah yaitu Krisyono, Marifah Hasanah, Abdul Kari, Jaelani, Ahmad Sarwani, Suhada, Amirudin, dan Abdul Aziz. Terakhir dari Hawa Timur dua orang bernama Rizki Kurniawan dan Anisa.

MEDCOM

Berita Terkait