Jumat, 13 Desember 2019 | 18:15:34 WIB

Polisi : Ada 69 Kasus Karhutla Segera Diadili

Selasa, 22 Oktober 2019 | 08:47 WIB
Polisi : Ada 69 Kasus Karhutla Segera Diadili

Ilustrasi - Pohon tumbang akibat kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. (FOTO: ANTARA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Tersangka kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali bertambah. Hingga Senin, 21 Oktober 2019, sebanyak 17 korporasi dan 345 perorangan ditetapkan sebagai tersangka.
 
"Sampai hari ini jumlah tersangka menjadi 362 orang," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 21 Oktober 2019.
 
Asep tak menyebutkan secara rinci nama korporasi yang ditetapkan sebagai tersangka karhutla. Dia juga tak menjelaskan penambahan tersangka terjadi di daerah mana.

Yang jelas, kata dia, sebanyak 147 kasus masih dalam proses penyidikan. Lalu, sebanyak 92 berkas perkara sudah dilimpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU).
 
"Dan sudah selesai atau tahap 2, tersangka dan barang bukti dikirim ke Kejaksaan berjumlah 69 kasus," ucap Asep.
 
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri mengungkap sebanyak 11 korporasi dan 325 orang ditetapkan sebagai tersangka. Para tersangka perseorangan diusut oleh enam Polda, yakni Polda Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. Fadil menuturkan sebanyak 37 berkas perkara telah dinyatakan lengkap atau P21.
 
"Total luasan areal terbakar kurang lebih 7.264 hektare. Terhadap area yang terbakar telah dilaksanakan pemasangan police line dan papan pengumuman dalam rangka proses lidik dan sidik," kata Fadil.

MEDCOM

Berita Terkait