Selasa, 25 Februari 2020 | 22:20:56 WIB

Mendagri Prioritaskan Penuntasan Dua Masalah Krusial

Kamis, 24 Oktober 2019 | 10:49 WIB
Mendagri Prioritaskan Penuntasan Dua Masalah Krusial

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Dalam Negeri periode 2014-2019 Tjahjo Kumolo berkeliling Gedung Kementerian Dalam Negeri. (FOTO: ANTARA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian akan menyisir masalah di Kementerian Dalam Negeri. Tito memprioritaskan dua masalah, penyerapan anggaran dan stabilitas.
 
"Baik di Kementerian Dalam Negeri, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), maupun yang jadi tanggung jawab kita di daerah (Pemda), penyerapan akan kita dorong," kata Tito saat apel di halaman Kementerian Dalam Negeri, Kamis, 24 Oktober 2019.
 
Tito mendorong jajaran di Kementerian Dalam Negeri mengeksekusi sejumlah program yang telah dianggarkan. Apalagi, waktu penyerapan anggaran tinggal dua bulan lagi.

Hal lain yang disoroti Tito adalah gejolak stabilitas di pergantian kabinet. Jenderal bintang empat itu menyebut masyarakat mengamati pergantian kabinet.
 
"Prinsip kita menjaga dua bulan ini, karena biasanya kabinet baru belum stabil dan kita berusaha menjaga stabilitas," kata Tito.
 
Tito juga mencermati adanya gelombang unjuk rasa yang terjadi belakangan. Masalah ini ekor dari pemilu, pilpres dan pileg. Dia menyebut Kemendagri punya andil dalam menjamin stabilitas negara.
 
"Ini pasti akan timbul gejolak, KUHP, regulasi Ketenagakerjaan dan Pertanahan, ini pasti timbul gejolak, kita jangam berdiam diri sebagai pembina kepala daerah," kata jenderal bintang empat itu.
 
Mantan Kapolri itu merasakan pentingnya peran kepala daerah menjaga stabilitas. Stabilitas lebih gampang dijaga jika kepala daerah berkoordinasi dengan TNI dan Polri.
 
Tito menyatakan dua tugas penting ini harus menjadi perhatian seluruh jajarannya.
 
"Setelah itu sambil kita saling mengenal memahami, saya pengen tahu apa yang dikerjakan sehingga bisa memutuskan apa yang akan kita perbuat," kata Tito.

MEDCOM

Berita Terkait