Minggu, 08 Desember 2019 | 09:49:12 WIB

Keuntungan Pemalsu Buku KIR Diduga Miliaran Rupiah

Senin, 11 November 2019 | 09:17 WIB
Keuntungan Pemalsu Buku KIR Diduga Miliaran Rupiah

Barang bukti berupa kartu uji berkala kendaraan bermotor palsu yang disita polisi dari tersangka. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Dua tersangka kasus dugaan pemalsuan KIR di Jakarta Utara, BS dan RA, telah beraksi sekitar 12 tahun. Keuntungan yang diperoleh ayah dan anak ini pun mencapai miliaran rupiah.
 
BS dan RA membuka sebuah biro jasa mengurus kartu uji berkala kendaraan bermotor (buku KIR). Pengurusan satu buku KIR dipatok seharga Rp350 ribu.
 
"Biaya jalur yang resmi hanya Rp 92 ribu, namun pengurusan melalui tersangka ini itu dipatok harga Rp 350 ribu per satu KIR. Sedangkan dia sudah beroperasi sejak 2007 artinya sudah 12 tahun yang lalu dan kami menduga ini sudah ribuan buku KIR yang dipalsukan. Kerugian atau hasil yang diperoleh oleh bersangkutan bisa mencapai miliaran rupiah," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto, di Polres Jakarta Utara, Minggu, 10 November 2019.

RA mengaku mengikuti jejak sang ayah sejak lulus dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Ia diajari sang ayah memalsukan buku KIR. Sementara BS berperan sebagai pihak yang memasarkan jasa pemalsuan ini.
 
"Bapaknya sebagai marketingnya, yang nerima pekerjaan dari orang lain," kata Budhi.
 
Budhi menjelaskan tak sulit membedakan buku KIR asli dan palsu. Perbedaan mencolok terletak pada kode batang (barcode) yang tertera dalam kartu pengawasan.
 
Petugas, kata dia, juga bisa melihat nama pejabat yang tertera dalam kartu pengawasan itu.
 
"Setelah kami cek, bukan pejabat itu yang mengeluarkan. Ini yang lebih mencirikan adalah barcode-nya. Kalau kita scan barcode ini ternyata yang keluar di aplikasi, nama PT (perusahaan) berbeda dengan identitas di surat. Saat di-scan bukan nama PT yang ada di buku KIR yang keluar. Jadi tersangka menjiplak barcode dari yang benar-benar mengurus ke Unit Pengelola Kendaraan Bermotor," jelas Budhi.

MEDCOM

Berita Terkait