Sabtu, 07 Desember 2019 | 13:23:11 WIB

Pasca Bom Medan, Polda Malut Perketat Keamanan Disejumlah Titik

Kamis, 14 November 2019 | 11:20 WIB
Pasca Bom Medan, Polda Malut Perketat Keamanan Disejumlah Titik

Pasukan Brimob sedang mempersiapkan pengamanan pasca bom Polresta Medan, Rabu (13/11/2019). (FOTO: JPN/LINDO)

TERNATE, LINDO – Pasca  terjadinya aksi teror bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumatra Utara. Kepolisian Derah Polda Maluku Utara, langsung tingkatkan keamanan di Kantor Polda, Polres hingga polsek, Kamis (14/11/19).

Wakapolda Maluku Utara, Kombes Pol Lukas Akbar Abriari,  saat dikonfirmasi media ini di Ternate, Maluku Utara, menjelaskan, meski lokasi bom berda di Medan, namun peningkatan pengaman perlu dilakukan di wilayah Maluku Utara, dimana ancaman teroris hingga saat ini takunjung selesai.

“Adanya kejadian di Medan, dan TKPnya disana kita tetap meningkatkan kewaspadaan bukan kita saja, namun kita semua sama-sama meningkatkan kewapadaan, karena terorisme ini ternyata tidak kunjung redah,” Kata Wakapolda di lokasi acara HUT Brigade Mobil (Brimob) di Lapangan Salero, Ternate, Malut.

Orang nomor dua di jajaran Polda Malut itu menjelaskan, meki pengaman ditingkatkan namun diharapkan petugas agar tetap berperilaku humanis, agar semua pelayanan masyarakat di Maluku Utara tetap terjaga. Selain itu  diharapkan agar semua pihak dapat berkordinasi untuk menjaga keamanan secara bersama.

“Bapak Kapolda memerintahkan agar tetap meningkatkan kewaspadaan dengan tetap perperilaku humanis, karena tugas kita itu untuk melayani masyarakat juga, jadi pelayanan-pelayanan tidak boleh terganggu dan tidak boleh menguragi kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Wakapolda berharap, agar kejadian yang terjadi di Medan tidak harus terjadi di Maluku Utara, namun tetap waspada.

"Untuk di wilayah Maluku Utara juga terdapat petugas dari densus 88 anti teror, yang terus bekerja dan pihak polda terus berkordinasi. Sejauh ini kondisi Malut tetap aman terkendali," tandasnya.

Berdasarkan pantauan media ini, pengaman terlihat dilakukan dikantor  Mapolda, sejumlah petugas bersenjata lengkap disiagakan dipintu masuk kantor mapolda.  Petugas juga menempatkan alat X-rey tiga dimensi (alat pendeteksi logam berbahaya) di pos penjagaan.

Setiap pengunjung yang datang bertamu, satu persatu langsung menjalani pemeriksaan dari petugas. Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil menyita sejumlah barang bawaan milik pengunjung, baik berupa gunting dan alat tajam lainnya yang dinilai bisa membahayakan.

ALDY M

Berita Terkait