Minggu, 09 Agustus 2020 | 00:47:38 WIB

BMMB Laporkan Kasus Perdagangan Orang Tiga Warga Bima Ke Mabes Polri

Rabu, 4 Desember 2019 | 20:54 WIB
BMMB Laporkan Kasus Perdagangan Orang Tiga Warga Bima Ke Mabes Polri

(FOTO : BMMB/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Tim Advokasi Dewan Pimpinan Pusat Badan Musyawarah Masyarakat Bima (DPP BMMB) Jakarta yang dipimpin Ketua Umum (Ketum) BMMB Syarif Hidayat dan Wakil Ketua Umum (Waketum), melakukan pelaporan ke Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Dit Tipidum Bareskrim Polri, atas indikasi tindak pidana penempatan non prosedural/perseorangan dan TPPO yang menimpa warganya, Selasa (3/12).

Pelaporan tersebut didasarkan pada Pasal 81 UU RI nomor 18/2017 junto Pasal 2 UU 21/2007, yang dialami 3 Warga Negara Indonesia (WNI) asal Bima NTB, yaitu Afnah di Suriah, Mardiana di Iraq dan Syafruddin di Taiwan.

Penanganan permasalahan ketiga WNI tersebut dibantu secara intens oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari PAN Rudi Mbojo (Chairudin), yang berkomunikasi langsung dengan Perwakilan Pemerintah RI di tiga negara tersebut.

“DPP BMMB akan terus berupaya melakukan yang terbaik untuk masyarakat Bima di Jabodetabek khususnya, termasuk juga memberikan atensi dan bantuan advokasi untuk warga Bima di Luar Negeri,” kata Syarif Hidayat.

Di saat yang sama, AKBP Ruslan Idris, S.Sos, MH., selaku Wakil Ketua Umum DPP BMMB menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi intens dengan rekan-rekan Penyidik di Satgas TPPO Dit. Tipidum Bareskrim Polri, agar permasalahan 3 warga Bima di Luar Negeri tertangani dengan baik, sehingga para terduga Pelaku tindak pidana dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Pegiat Peduli Pekerja Migran Indonesia (PMI) Yusri Albima yang juga pendiri DPN AMBI (Angkatan Muda Bima) menyatakan, ia bersama anggota DPR RI Rudhy Mbojo, terus berkomunikasi intens dengan Perwakilan Dit. PWNI & BHI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di KDEI Taiwan, juga dengan KBRI Damaskus dan KBRI Bagdad.

“Alhamdulillah, berkat bantuan Bang Rudhy yang menelpon Dubes RI untuk Bagdad Iraq, saudari Mardiana sudah diselamatkan dan diamankan KBRI Bagdad. Sedangkan saudari Afnah masih dalam pantauan KBRI Damaskus,” ungkap Yusri.

Sedangkan untuk Syafruddin lanjutnya, Dit. PWNI & BHI Kemlu RI telah menyampaikan surat kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Pemda Bima. “Saya, hampir setiap hari berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Direktur PWNI dan BHI terkait ketiga warga Bima tersebut, termasuk juga inisiatif pelaporan ke Bareskrim Polri adalah hasil koordinasi dengan Pak Direktur,” jelasnya. (ARMAN R)

Berita Terkait