Sabtu, 25 Januari 2020 | 20:20:47 WIB

Gubernur Anies Tuntut DPRD DKI Segera Pilihkan Pasangan

Jum'at, 13 Desember 2019 | 10:02 WIB
Gubernur Anies Tuntut DPRD DKI Segera Pilihkan Pasangan

Gubernur Anies Baswedan menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta Utara. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta proses pemilihan wakil gubernur (wagub) bisa dipercepat DPRD DKI Jakarta. DPRD sudah menunaikan tugasnya untuk membahas dan mengesahkan anggaran 2020.
 
"Sesungguhnya nama itu sudah ada di DPRD tinggal prosesnya kapan disidang. Nama sudah sejak Maret. Jadi prosesnya ada di DPRD, bukan lagi di partai," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis, 12 Desember 2019.
 
Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Zita Anjani berjanji pemilihan wagub segera dilakukan. Belakangan ini, katanya, DPRD memang sibuk membahas anggaran APBD DKI 2020 yang menyita waktu dan tenaga.

"Jangankan ngomongin wagub, pulang ke rumah saja enggak kita. Insyaallah habis ketok palu (APBD) awal tahunlah (pemilihan wagub). Jadi, habis ini kami lakukan komunikasi politik. Tentunya di pimpinan juga ada komunikasi bagaimana ini diprioritaskan dulu," ungkap dia.
 
Kursi wagub DKI kosong sejak Senin, 27 Agustus 2018, setelah Sandiaga Uno memutuskan mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Posisi wagub menjadi jatah Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengusung Anies-Sandi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.
 
PKS menyodorkan dua kadernya, Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto, untuk mendampingi Anies. Namun, pemilihan wagub berlangsung alot di DPRD DKI. Hingga anggota DPRD 2014-2019 turun jabatan, calon wagub terpilih belum ditentukan.
 
Gerindra kemudian menyodorkan empat cawagub: Sekretaris Daerah DKI Saefullah, Dewan Penasihat Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Juliantono, dan Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Riza Patria. Mereka tengah menunggu restu PKS.
 
Namun, Presiden PKS Sohibul Iman menegaskan posisi Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto sebagai cawagub tak bisa diganggu gugat. Kursi wagub masih menjadi hak PKS. Setiap calon wagub yang diusung, termasuk empat kandidat dari Gerindra, harus disetujui PKS.

ALDY/MEDCOM

Berita Terkait